
KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Warga Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) geger, menyusul kemunculan seekor buaya dengan panjang sekitar dua meter di Sungai Kapuas, tepat di depan dermaga penyeberangan feri, Jalan Mawar, Sabtu (3/10) lalu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas, Pengeran S Pandiangan membenarkan penampakan buaya tersebut dan mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan.
“Khususnya bagi warga yang beraktivitas di sekitar bantaran Sungai Kapuas, seperti nelayan, pengguna kapal motor maupun yang tinggal di sekitaran sungai,” katanya di Kuala Kapuas, ibu kota Kapuas, Senin (5/10).
Menurutnya, sebelum beraktivitas di sungai, warga sebaiknya memperhatikan kondisi perairan terlebih dahulu dan tidak melakukan hal-hal yang berpotensi memicu konflik dengan satwa liar.
“Bila nanti buaya itu muncul lagi, warga jangan mencoba menangkap, mengejar, mengusir atau bahkan membunuh satwa tersebut,” ujarnya.
Warga diminta untuk melaporkan keberadaan buaya tersebut kepada pihak berwenang apabila kembali muncul, agar dapat dilakukan pemantauan dan penanganan sesuai prosedur.
Ia menambahkan, kemunculan buaya tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat beraktivitas di perairan.
“Mengingat buaya yang muncul ukurannya mencapai dua meter, perlu dilakukan langkah antisipasi demi keselamatan warga, khususnya pengguna jasa penyeberangan,” tambahnya.
Kemunculan buaya tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jasa penyeberangan di sekitar lokasi.
Satwa tersebut terlihat berenang dan muncul beberapa kali ke permukaan air sebelum kembali bergerak mengikuti arus sungai.
Sebelumnya, pada Februari lalu, seekor buaya juga dilaporkan muncul pada malam hari di kawasan Sungai Desa Tarantang, Kecamatan Mantangai, yang sempat membuat geger warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai. (yul/ra)



