Peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan HAN, Pemkab Balangan Komitmen Tingkatkan Mutu PAUD

“Peningkatan mutu PAUD harus didukung melalui penguatan kompetensi guru, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan”

Peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI Balangan yang dirangkaikan dengan HAN ke-42 (foto: TABIRkota/mc blg)

PARINGIN (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Balangan, H Abdul Hadi melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, Abiji saat menghadiri peringatan HUT ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia–Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) setempat yang dirangkai dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Selasa (21/7).

Menurut Abiji, upaya peningkatan mutu PAUD diiringi dengan upaya menciptakan lingkungan yang ramah anak, aman, sehat, serta bebas dari kekerasan, diskriminasi, dan perundungan.

“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” ujarnya.

Karena itu, katanya, peningkatan mutu PAUD harus didukung melalui penguatan kompetensi guru, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.

"Pemkab Balangan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru PAUD dan TK atas dedikasi dan pengabdiannya," katanya.

Ia menambahkan, pembangunan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, baik guru, orang tua maupun masyarakat.

“Kolaborasi yang kuat antara guru, orang tua dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, sehat serta mandiri,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Balangan, Nazarina mengatakan, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan melalui kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

"Tidak ada keberhasilan yang lahir dari satu orang, melainkan dari semangat saling mendukung dan menguatkan untuk memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan anak usia dini," katanya.

Diharapkan, IGTKI-PGRI Balangan terus berkembang menjadi organisasi yang adaptif, inovatif, dan profesional sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. (adv)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tim SAR Gabungan Cari Pria Diduga Mabuk yang Tenggelam di Sungai Martapura

Sel Jul 21 , 2026
"Korban terlihat berada di tepi Sungai Martapura dalam kondisi diduga dipengaruhi minuman beralkohol, lalu menceburkan diri ke sungai dan tenggelam"

You May Like

TABIRklip