
BARABAI (TABIRkota) — Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), Samsul Rizal meminta pemasaran produk unggulan didigitalisasi.
Hal tersebut dikatakannya saat membentuk Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) untuk empat kecamatan, di Aula Wisata Limbuhang, Kecamatan Batu Benawa, Senin (22/6).
“Literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan gawai atau komputer, tetapi memilah informasi yang benar, menggunakan media digital dengan aman dan bertanggung jawab,” katanya.
Era digital, ujarnya, juga membuka peluang yang besar bagi desa untuk memperkenalkan potensi dan produk unggulan ke pasar lebih luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, posyantek memiliki peran strategis sebagai jembagan inovasi teknologi dan kebutuhan masyarakat.
“Harapannya posyantek jadi pusat informasi, pembelajaran dan pendampingan bagi warga dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pertanian, UMKM, kerajinan dan usaha lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) HST, Edy Rahmawan mengatakan, posyantek dibentuk untuk merangkul warga, khususnya anak muda yang memiliki potensi inovasi, namun belum terfasilitasi.
“Pemerintah desa diharapkan dapat mengalokasikan sebagian sumber daya untuk mendukung kegiatan Posyantek, mengingat dana desa yang tersedia kini hampir terbatas dibandingkan sepuluh tahun yang lalu,” katanya.
Pemerintah daerah mendorong desa untuk mencari sumber pendapatan alternatif dan posyantek dinilai sebagai salah satu potensi yang dapat terus dikembangkan.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan pembekalan keterampilan produksi kontrn digital sederhana dengan smartphone. (fer)




