
BARABAI (TABIRkota) — Rumah Sakit Haji Damanhuri (RSHD) Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan proses pengolahan makanan pasien terukur, agar menjaga kualitasnya.
Direktur RSHD Barabai, dr Nanda mengatakan, seluruh pengelolaan dapur rumah sakit ditangani oleh struktur organisasi Instalasi Gizi.
“Mulai dari pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pengolahan, pendistribusian, sanitasi hingga pengelolaan limbah harus sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” katanya, di Barabai, Ibu Kota HST, Selasa (18/8).
Menurutnya, proses pengadaan bahan makanan dilakukan berdasarkan perencanaan menu, kebutuhan pasien, stok tersedia dan mekanisme yang berlaku di RSHD Barabai.
“Sedangkan kriteria pemasok bahan makanan harus memiliki legalitas usaha, mampu menyediakan bahan sesuai spesifikasi, kualitas baik, pengiriman tepat waktu dan konsisten dalam pelayanan,” ujarnya.
Penerimaan bahan makanan yang datang juga tidak sembarangan, RSHD Barabai melakukan pemeriksaan jumlah, kualitas, kondisi kemasan, tanggal kadaluarsa dan kesesuaian pesanan.
Untuk penerimaan bahan makanan, pihak RSHD Barabai memiliki tenaga gizi dan petugas gudang bahan makanan agar kualitasnya tetap terjaga.
Jika ditemukan bahan tidak standar, tambah dr Nanda, maka bahan tersebut akan ditolak, dikembalikan dan didokumentasikan kepada pihak pemasok sesuai prosedur yang berlaku.
“Kalau bahan sesuai, maka akan disimpan di ruangan yang sesuai dengan kriteria kering, basah dan bekunya,” tambahnya.
Setelah selesai diolah, makanan akan didistribusikanm sesuai dengan diet pasiennya masing-masing, berdasarkan identitas, rekam medis dan label makanan yang tercantum.
Setiap penyakit memiliki kebutuhan dan batasan terhadap zat gizi tertentu, seperti garam, gula dan lemak, maka verifikasi pasien harus dilakukan sebelum makanan diserahkan.
Dapur RSHD Barabai juga siap menghadapi lonjakan pasien melalui perencanaan bahan makanan, penyesuaian jadwal, optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM), penyediaan menu cadangan dan koordinasi dengan bagian gudang bahan makanan. (fer)




