
BARABAI (TABIRkota) — Rumah Sakit Haji Damanhuri (RSHD) Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) membangun sinergi antar rumah sakit di Banua Anam.
Hal tersebut dikatakan Direktur RSHD Barabai, dr Nanda saat menerima kunjungan kaji tiru pembangunan Zona Integritas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pambalah Batung Amuntai, di Aula RSHD Barabai, Kamis (23/4).
"Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada RSHD Barabai sebagai lokus kaji tiru," katanya.
Sinergi yang terjalin, ujarnya, diharapkan bermuara pada pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.
"Langkah kolaborasi antar rumah sakit tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan," ujarnya.
Di Kalsel, terdapat tiga rumah sakit yang telah meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Ketiga rumah sakit tersebut, yakni RS Sambang Lihum Kabupaten Banjar, RSUD Hasan Basri Kandangan, dan RSUD Haji Damanhuri Barabai.
dr Nanda menambahkan, keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh aspek administrasi, tetapi juga integritas seluruh individu di dalam organisasi.
“Diperlukan tanggung jawab bersama, meski tugas berada pada unit tertentu, dukungan lintas unit menjadi kunci tercapainya tujuan,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten III Setda HSU, Najeriansyah mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi keterbukaan informasi yang diberikan RSHD Barabai.
“Kami telah meminta izin kepada Bupati HSU untuk belajar langsung ke RSHD Barabai, materi yang disampaikan juga sangat jelas dan membantu dalam memahami implementasi Zona Integritas,” katanya.
Melalui kunjungan tersebut, diharapkan RSUD Pambalah Batung Amuntai dapat memperoleh gambaran konkret dalam mempercepat pembangunan Zona Integritas di instansinya. (fer)




