
KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Dodo menghadiri forum High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026, sebagai upaya percepatan implementasi sistem transaksi non tunai di lingkungan pemerintah daerah.
Menurut Dodo, forum yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Kalteng tersebut, telah dilaksanakan di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya pada Senin (9/3) kemarin.
“Pada forum tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menegaskan komitmen untuk mendukung program digitalisasi daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelayanan publik,” ujarnya di di Kuala Kapuas, ibu kota Kapuas, Selasa (10/3).
Ia mengatakan, Pemkab Kapuas juga mendukung program digitalisasi untuk membangun tata kelola pemerintahan daerah yang lebih transparan serta akuntabel.
“Melalui forum HLM TP2DD di Palangka Raya, diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam percepatan implementasi sistem transaksi non-tunai,” katanya.
Ia menambahkan, forum HLM TP2DD dilaksanakan untuk mendorong transformasi digital yang berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Forum tersebut menjadi momentum untuk memancarkan pencapaian implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah serta menyusun langkah-langkah strategi guna meningkatkan kinerja TP2DD di seluruh wilayah Kalteng,” tambahnya.
Pada forum tersebut, koordinasi dan strategi antarpemerintah daerah diperkuat, dalam mendorong percepatan serta perluasan implementasi digitalisasi transaksi, baik dalam pengelolaan keuangan, peningkatan transparansi, maupun optimalisasi pendapatan daerah.
Kegiatan High Level Meeting TP2DD tersebut dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, Edy Pratowo, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Leonard S Ampung, serta dihadiri perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Kalteng.
Wabup Kapuas sendiri saat menghadiri forum tersebut, didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) setempat, Ahmad M Saribi serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Marlina. (yul/ra)




