Momentum Idul Adha, Bupati HST Bagikan Daging Kurban di 11 Kecamatan

“Diharapkan daging kurban yang telah diserahkan dapat bermanfaat bagi penerima di 23 desa dari 11 Kecamatan se-HST”

Bupati HST, H Aulia Oktafiandi saat memantau proses penyembelihan hewan kurban (foto: TABIRkota/prokom hst)

BARABAI (TABIRkota) — Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), H Aulia Oktafiandi membagikan daging kurban kepada warga desa di 11 Kecamatan saat momentum perayaan Idul Adha 1445 Hijriyah, Selasa (18/6).

Menurutnya, pemerintah daerah tahun ini menyumbangkan 23 sapi kurban dan dagingnya diserahkan kepada 23 desa dari 11 Kecamatan se-HST.

“Dari 23 sapi, sebagaian adalah Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan air minum daerah yang disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas,” ujarnya.

Ibadah kurban tersebut, katanya, merupakan jalan untuk merekatkan silaturrahmi dengan masyarakat.

“Terima kasih telah menyambut kami, semoga daging kurban ini bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

BACA JUGA :  Go Nasional, Desa Ilung HST Raih Juara Pertama SDGs 2024 Regional Kalimantan

Pada Selasa (18/6), Bupati HST membagikan daging kepada sebelas desa, meliputi Desa Bakapas, Awang Besar, Pasting, Tilahan, Awang, Labunganak, Karau, Karatungan, Telaga Sari, Jatuh dan Buluan (Hadikat).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah HST, H Ahmadi menambahkan, dari 23 sapi tersebut sebagian merupakan hewan kurban milik Bupati setempat.

“Bupati Aulia menyumbangkan sapi kurban sebanyak 11 ekor, sedangkan sisanya adalah CSR,” tambahnya.

Selanjutnya pada Arba (19/6) daging kurban akan diserahkan kepada warga di enam desa, yakni Desa Aluan Mati, Paya Besar, Paya, Birayang Surapati, Batu Tangga dan Nateh.

Kemidian Kamis (20/6/2024), enam desa, yakni Desa Samhurang, Perumahan, Tabu Darat (Wali katum), Teluk Masjid, Mangunang Seberang dan Batang Bahalang. (fer)

BACA JUGA :  Bupati Balangan - Adaro Tandatangani Komitmen Gerakan Inovasi dan Kolaborasi

Pewarta: M Ferian Sadikin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Fenomena Gunawan, Rumah Singgah, Kehadiran Negara dan Keluarga

Sel Jun 18 , 2024
"Rasulullah SAW kemudian menunjukkan kepada sahabat, siapa orang gila sebenarnya, yakni mereka yang diberi amanah tapi korupsi, menjabat tapi tidak berbuat apa-apa, bekerja atas nama rakyat tapi lupa dengan rakyat. Itulah orang gila sebenarnya"

You May Like

TABIRklip