ABK Terjatuh dari Kapal di Laut Jawa, Pos SAR Kotabaru Kerahkan RIB Lakukan Pencarian

“Tim SAR melakukan perjalanan melalui Kintab sejauh 63 NM untuk pengisian bahan bakar sebelum melanjutkan sejauh 55 NM menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian”

Tim rescue dari Pos SAR Kotabaru melakukan pencarian ABK jatuh dari kapal di Laut Jawa (foto: TABIRkota/hms sar bjm)
Tim rescue dari Pos SAR Kotabaru melakukan pencarian ABK jatuh dari kapal di Laut Jawa (foto: TABIRkota/hms sar bjm)

KOTABARU (TABIRkota) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Pos SAR Kotabaru melaksanakan Operasi SAR dengan mengerahkan unit Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melakukan pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari Kapal Putra Bugis di wilayah perairan Laut Jawa, Kamis (5/11).

Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan,

“Informasi kejadian diterima Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 06.50 WITA dari keluarga korban, Fajar Gunawan,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas Banjarmasin, peristiwa tersebut bermula pada Arba (4/11) sekitar pukul 02.00 WITA saat kapal sedang melakukan aktivitas pengangkatan jaring.

Dalam kegiatan tersebut, korban yang berjenis kelamin laki-laki atas nama Baco (50), warga Muara Kintab, mengalami muntah-muntah sehingga nakhoda memerintahkan yang bersangkutan untuk beristirahat.

Namun, ujar I Putu Sudayana, korban justru melanjutkan aktivitas menuju bagian belakang atau buritan kapal.

“Setelah proses pengangkatan jaring selesai, sejumlah anak buah kapal melakukan pengecekan ke bagian buritan dan saat itu, korban sudah tidak ditemukan,” ujarnya.

Pihak kapal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga yang selanjutnya meneruskan informasi kepada Kantor SAR Banjarmasin.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 07.10 WITA, satu tim rescue dari Pos SAR Kotabaru yang berjumlah tujuh personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan RIB.

Tim menempuh perjalanan laut sejauh kurang lebih 118 nautical mile (NM) dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 2 jam 30 menit.

Dalam pelaksanaannya, tim merencanakan perjalanan melalui Desa Kintab sejauh 63 NM untuk melakukan pengisian bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan sejauh 55 NM menuju lokasi kejadian sekaligus melaksanakan pencarian.

I Putu Sudayana menambahkan, operasi SAR ini melibatkan Pos SAR Kotabaru, Pos TNI AL Kintab, serta nelayan setempat, menggunakan peralatan seperti RIB, water rescue, alat komunikasi, Aqua Eye, peralatan selam dan perlengkapan pendukung lainnya.

“Mengingat jarak lokasi yang cukup jauh, tim telah merencanakan pengisian bahan bakar di Kintab agar pelaksanaan operasi dapat berjalan dengan optimal,” tambahnya.

Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan berawan dan belum terdapat faktor penghambat yang berarti.

Basarnas Banjarmasin mengimbau seluruh awak kapal agar selalu mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di laut, menggunakan alat keselamatan sesuai ketentuan, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di perairan. (rls/ra)

Pewarta: Sunarti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Like

TABIRklip