
BARABAI (TABIRkota) – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) membiasakan warga untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut dikatakan Ketua TP PKK HST, Deni Era Yulyanti saat menyiapkan penilaian desa ber-PHBS tingkat Kalsel, di Desa Mahela, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS), Kamis (3/9).
“Penerapan PHBS dinilai penting untuk menciptakan keluarga yang sehat, lingkungan yang bersih, serta masyarakat yang sehat dan produktif,” katanya.
PHBS bukan sekadar perlombaan, ujarnya, melainkan gerakan untuk membangun keluarga sehat, lingkungan bersih, dan masyarakat yang peduli terhadap kesehatan.
“Semoga apa yang telah dilakukan tidak hanya untuk memenuhi penilaian lomba, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Keberhasilan PHBS bukan semata-mata ditentukan oleh pencapaian sebagai juara, tetapi dari terwujudnya masyarakat yang sehat.
Karena itu, kebiasaan baik yang sudah berjalan perlu dipertahankan dan hal-hal yang masih kurang terus diperbaiki.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Desa Ber-PHBS, Yuliani menambahkan, bahwa penilaian dilakukan bukan untuk mencari kesalahan atau kekurangan desa.
“Penilaian menjadi sarana untuk melihat sejauh mana perilaku hidup bersih dan sehat telah benar-benar menjadi kebiasaan masyarakat,” tambahnya.
Tim penilai tidak hanya melihat dokumen, tetapi juga kondisi nyata di lapangan, termasuk keterlibatan pemerintah desa, kader, kelompok masyarakat serta unsur lainnya dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat.
berbagai praktik baik dan inovasi yang ditemukan di Desa Mahela diharapkan dapat menjadi pembelajaran dan inspirasi bagi desa lainnya di HST maupun Kalsel. (adv)




