
BARABAI (TABIRkota) — Oknum Babinsa diduga melakukan pemukulan terhadap Pambakal dan Sekretaris Desa (Sekdes) Haruyan, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) hanya karena perkara sebuah berkas.
Menurut informasi yang dihimpun Tabirkota.com, Selasa (28/4), oknum babinsa tersebut diduga terlibat kontak fisik dengan sekdes hingga tersungkur.
Pambakal yang berada di lokasi juga tak luput dari sasaran oknum tersebut, ia terkena tendangan di bagian paha, namun keduanya sempat terlibat perkelahian yang akhirnya dilerai.
Perkara tersebut berawal dari oknum babinsa meminta tanda tangan berkas yang berkaitan dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tercantum teken pambakal dan sekdes.
Babinsa tersebut meminta berkas yang telah ditandatangani agar segera dikirim bentuk file, karena mengejar keperluan laporan, namun sekdes yang mengurus berkas sedang dalam perjalanan dan tak mendengar ada telepon.
Beberapa saat sekdes dan babinsa bertemu di rumah pambakal, namun oknum babinsa tak mau mendengar alasan kenap tak mengangkat telepon dan langsung melakukan kontak fisik.
Pambakal yang menenangkan justru menjadi sasaran oknum babinsa tersebut, sehingga keduanya terlibat kontak fisik.
Sementara itu, Komandan Kodim 1002/HST, Letkol Inf Ardinsyah Okta Putra Siregar telah menerima informasi kasus tersebut.
“Saat ini masih dalam penyelesaian masalah terhadap yang bersangkutan, nanti diinfokan perkembangannya,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, masih belum diketahui alasan pasti oknum babinsa melakukan kontak fisik tersebut. (fer)




