
TANJUNG (TABIRkota) – Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhammad Noor Rifani melaksanakan ekspose perencanaan teknis rehabilitasi eks Rumah Sakit Usman Dundrung yang akan difungsikan sebagai kampus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU).
Menurut H Muhammad Noor Rifani, kegiatan ekspose bersama Wakil Rektor, Rektor II, III, IV, Dekan Fakultas Teknik serta tim PSDKU Universitas Lambung Mangkurat (ULM) tersebut, telah dilaksanakan di Kantor Rektorat ULM, Banjarmasin pada Kamis (23/4) lalu.
“Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperdalam kesiapan pendirian PSDKU, khususnya Fakultas Teknik di Tabalong,” ujarnya di Tanjung, ibu kota Tabalong, Sabtu (25/4).
Pertemuan tersebut untuk menajamkan pembahasan terkait pendirian PSDKU sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama.
Dalam pembahasan, katanya, sejumlah aspek krusial turut disoroti, mulai dari persyaratan pendirian, kesiapan sarana dan prasarana, hingga kelengkapan administrasi.
“Pemerintah daerah bersama tim PSDKU ULM berkomitmen untuk segera menindaklanjuti seluruh persyaratan tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong optimistis, jika seluruh tahapan berjalan lancar, maka pada 2027 PSDKU Fakultas Teknik sudah dapat menerima mahasiswa baru, khususnya untuk program studi Teknik Sipil.
“Untuk lokasi kampus, Pemkab Tabalong telah menyiapkan bangunan eks Rumah Sakit Usman Dundrung yang dinilai representatif,” tambahnya.
Gedung tersebut akan direvitalisasi untuk memenuhi kebutuhan akademik, seperti ruang kelas, ruang dosen, hingga aula perkuliahan.
Rencana pendirian PSDKU Tabalong sendiri telah dikomunikasikan dengan Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi.
Awalnya, usulan hanya mencakup satu program studi, yakni Teknik Sipil, namun hasil diskusi berkembang dengan adanya tambahan rencana program studi Teknik Lingkungan dan Teknik Mesin.
Pihak ULM Banjarmasin menargetkan pengajuan pendirian PSDKU dapat dilakukan pada 2026, dengan proses visitasi oleh kementerian yang direncanakan pada awal 2027.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, izin operasional diharapkan terbit sebelum periode penerimaan mahasiswa baru pada pertengahan 2027. (lhm/ra)




