
BANJARMASIN (TABIRkota) — Posisi bangkai kapal KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa pada Ahad (13/9) dini hari lalu, saat ini telah bergeser sejauh 1,6 Nautical Miles (NM) sehingga menghambat upaya evakuasi bawah air.
Menurut Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi’i, rencananya akan dilakukan operasi pencarian bawah air (underwater operation) untuk mencari para korban KM Virgo Transport 8.
“Pencarian bawah air rencananya melibatkan Kopaska TNI AL, tim penyelam khusus TNI AL dan Basarnas,” ujarnya saat konferensi pers di Posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (14/9) malam.
Namun, katanya, upaya pencarian bawah air terpaksa ditunda akibat cuaca dan pergeseran posisi titik letak (datum) kapal KM Virgo Transport 8 sejauh 1,6 NM dari lokasi awal, dalam keadaan terbalik.
“Artinya, di dalam kapal masih ada sekat-sekat atau ruang-ruang kosong, sehingga memungkinkan kapal bergeser melayang hingga menyulitkan upaya pencarian korban,” katanya.
Upaya menembus ruang udara (air pocket) di dalam kapal berisiko tinggi bagi keselamatan penyelam karena adanya potensi perubahan tekanan udara yang drastis.
Ia menambahkan, Basarnas bersama TNI AL sedang mematangkan beberapa opsi penanganan teknis.
“Mulai dari mengkaji kemungkinan membalikkan posisi kapal yang terbalik, mengupayakan kapal agar tenggelam penuh dan diam di dasar laut yang relatif dangkal (kedalaman sekitar 30 meter) serta merencanakan penarikan bangkai kapal ke area perairan yang lebih dangkal,” tambahnya.
Dalam konferensi pers tersebut, Basarnas mengungkapkan, dari total 243 Person on Board (POB) yang terdata, 114 korban telah berhasil ditemukan.
86 korban selamat telah dievakuasi di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, dua korban meninggal dunia terdiri dari satu korban yang telah diserahkan kepada pihak keluarga serta satu korban diserahkan ke Tim DVI Mabes Polri untuk diidentifikasi.
26 korban lainnya dievakuasi dalam rangkaian operasi penanganan awal, sedangkan 129 korban lainnya masih dalam pencarian.
Konferensi pers dipimpin Wakil Menteri Perhubungan Suntana, didampingi Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Gubernur Kalsel, Muhidin serta Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Ahad (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) lalu. (ra)




