
KOTABARU (TABIRkota) – PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tarjun yang beroperasi di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) memperoleh Penghargaan Nasional Top 5 atas komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.
Menurut SHECSR Dept Head PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, Eva Ariani, penghargaan diserahkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Gedung Guest House PT ITP Tarjun, Kamis (2/7).
“Penghargaan diperoleh dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia 2026 atas dukungan dan kontribusi dalam pelaksanaan program imunisasi di Indonesia,” ujarnya.
Penghargaan tersebut, katanya, menjadi motivasi bagi Indocement untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
“PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk mengucapkan terima kasih kepada Kemenkes RI atas penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap Program Imunisasi,” katanya.
Penghargaan tersebut, tambahnya, menjadi penyemangat untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Indocement meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah menciptakan masyarakat yang sehat, karena itu, perusahaan akan terus menjalankan berbagai program CSR yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans Imunisasi, Dinas Kesehatan Kalsel, Abd Chaliq mengatakan, dunia usaha memiliki peran strategis dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan di tengah masyarakat.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks, sehingga kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta melalui dukungan program, bantuan serta pembinaan, menjadi faktor penting untuk mencapai target pembangunan kesehatan,” katanya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kotabaru, Akhmad Ruyani mengatakan, penghargaan tersebut sebagai bukti semakin kuatnya kemitraan antara Dinkes dan CSR Indocement.
“Dukungan perusahaan telah membantu mengatasi berbagai keterbatasan, mulai dari biaya operasional, tenaga kesehatan hingga sumber daya pendukung lainnya,” katanya.
Dengan adanya sinergi tersebut, tambahnya, pelayanan kesehatan, termasuk imunisasi, dapat menjangkau masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan sulit diakses.
“Harapannya, kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Penghargaan yang diperoleh menjadi bentuk apresiasi atas sinergi yang telah dibangun Indocement melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) bersama pemerintah dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan layanan kesehatan masyarakat.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah mampu memberikan dampak positif dalam memperkuat program kesehatan nasional, khususnya peningkatan cakupan imunisasi bagi masyarakat Indonesia. (cah/ra)




