Tabrakan Kapal di Perairan Labuan Mas Kotabaru, Tim SAR Gabungan Cari Satu Korban Hilang

“Kecelakaan laut terjadi saat kapal penggereka ikan, KM Mega Harapan bertabrakan dengan kapal penumpang di sekitar perairan Labuan Mas”

Tim SAR Gabungan melaksanakan upaya pencarian korban tabrakan kapal nelayan di perairan Labuan Mas (foto: TABIRkota/hms sar bjm)

KOTABARU (TABIRkota) – Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap satu orang korban hilang akibat kecelakaan pelayaran berupa tabrakan kapal yang terjadi di Perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana mengatakan, informasi perihal peristiwa tersebut diterima Kantor SAR Banjarmasin pada Arba (17/6) pukul 14.15 WITA dari Kanit Reskrim Polsek Pulau Laut Selatan, Aiptu Sutrisno.

“Berdasarkan laporan yang diterima, kecelakaan laut tersebut terjadi pada Selasa (16/6) sekitar pukul 09.00 WITA,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com, Arba (17/6) petang.

Kejadian bermula saat kapal perenggek ikan KM Mega Harapan yang membawa tujuh orang, terdiri dari satu kapten dan enam Anak Buah Kapal (ABK) berlayar dari Pulau Samber Gelap menuju Desa Tanjung Serudung.

Dalam perjalanan, kapal tersebut diduga bertabrakan dengan kapal penumpang di sekitar perairan Labuan Mas, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia, lima orang selamat dan satu orang lainnya atas nama Gilang (23) warga Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, hilang dan hingga kini belum ditemukan.

Sekitar pukul 13.00 WITA pada hari kejadian, para korban selamat ditemukan kapal nelayan yang melintas dan kemudian dievakuasi ke Labuan Mas.

Upaya pencarian terhadap korban hilang sempat dilakukan oleh nelayan setempat sebelum akhirnya informasi diteruskan kepada Satpolair Polres Kotabaru dan dilaporkan ke Kantor SAR Banjarmasin.

Menurut I Putu Sudayana, menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Pencarian dan Pertolongan Kotabaru memberangkatkan satu tim rescue beranggotakan lima personel menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian.

“Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Rescue Pos SAR Kotabaru, Lanal Kotabaru, Polair Kotabaru, BPBD Kotabaru serta nelayan setempat,” ujarnya.

Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan area yang diperkirakan menjadi arah hanyut korban.

Tim didukung berbagai peralatan SAR, di antaranya Rigid Inflatable Boat, peralatan water rescue, peralatan selam, perangkat komunikasi serta sarana pendukung lainnya, dengan kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dan hingga tidak terdapat kendala berarti yang menghambat jalannya operasi.

I Putu Sudayana menambahkan, seluruh unsur SAR berupaya maksimal untuk menemukan korban yang masih hilang.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa memperhatikan faktor keselamatan pelayaran, menggunakan alat keselamatan yang memadai serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat di laut agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, operasi SAR masih berlangsung dan Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan di sekitar perairan Labuan Mas. (rls/ra)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sambut Tim Penilai Lomba Desa, Sekda Kotabaru Harap Desa Semayap Raih Juara Pertama

Rab Jun 17 , 2026
"Keikutsertaan Semayap dalam ajang tingkat provinsi tersebut, menjadi bukti komitmen Pemkab Kotabaru dalam mendorong kemajuan desa"

You May Like

TABIRklip