
PARINGIN (TABIRkota) – Bupati Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Abdul Hadi menghadirkan kebijakan perlindungan jaminan pendidikan bagi anak yatim dari keluarga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat terhadap masa depan generasi muda.
Menurut H Abdul Hadi, kebijakan perlindungan sosial tersebut, menyasar anak yatim dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Program tersebut mulai berlaku pada 1 Juli mendatang dan diperuntukkan bagi keluarga yang kehilangan kepala keluarga usia produktif akibat meninggal dunia,” ujarnya di Paringin, ibu kota Balangan, Sabtu (23/5).
Melalui kebijakan tersebut, dua anak yatim dari keluarga terdampak akan memperoleh jaminan pendidikan mulai jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi.
Ia mengatakan, program tersebut merupakan pengembangan manfaat dari kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), di mana selama tiga tahun terakhir, premi kepesertaan kepala keluarga usia produktif ditanggung Pemkab Balangan.
“Kebijakan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam memastikan anak-anak tetap memiliki kesempatan meraih masa depan lebih baik meski kehilangan pencari nafkah utama keluarga,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memastikan anak-anak yatim di Balangan tetap bisa melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita mereka sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap masa depan generasi daerah.
“Manfaat program tersebut tidak hanya sebatas perlindungan asuransi jiwa maupun kecelakaan kerja, tetapi juga menjadi jaring pengaman pendidikan bagi keluarga yang terdampak musibah,” tambahnya.
Diharapkan, kebijakan tersebut mampu meringankan beban keluarga sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Balangan.
Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Balangan ingin memastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan akibat keterbatasan ekonomi setelah ditinggalkan orang tua sebagai tulang punggung keluarga. (fer/ra)




