Buka Rakor Dan Monev Inovasi Daerah, Wabup Tapin Targetkan Raih Kategori Tertinggi IGA 2026

“Capaian Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Tapin, terus meningkat dan pada ajang IGA 2025 lalu, berhasil meraih nilai 73,14 dengan predikat Sangat Inovatif”

Wabup Tapin, H Juanda menyerahkan cindera mata pada pembukaan Rakor dan Monev Inovasi Daerah 2026 (foto: TABIRkota/prokopim)

RANTAU (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Juanda menargetkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dapat meraih kategori tertinggi pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2026 ini.

Hal tersebut disampaikan H Juanda saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Monitoring dan Evaluasi (Monev) Inovasi Daerah Tingkat Kabupaten Tapin Tahun 2026 di Grand Qin Hotel, Banjarbaru, Senin (13/4) kemarin.

Menurutnya, seluruh jajaran Pemkab Tapin diharapkan dapat bekerja keras agar mampu meraih kategori tertinggi IGA Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) 2026.

"2026 ini, dengan tekad dan komitmen kuat, kita berusaha agar mampu meraih predikat sebagai Kabupaten Terinovatif,” ujarnya.

Untuk itu, para Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Inovator diminta untuk menjadi motor penggerak perubahan di unit kerja masing-masing.

Ia mengatakan, capaian Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Tapin, terus meningkat dan 2025 lalu, berhasil meraih nilai 73,14 dengan predikat Sangat Inovatif.

“Indeks Inovasi Daerah adalah Indikator Kinerja Utama kita, dimana dalam Perda Nomor 05 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025-2029, visi kita jelas, yaitu Berintegritas dan Inovatif,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Tapin, H Meidy Haris Prayoga mengatakan, rakor dan monev kali ini dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.

"Inovasi diharapkan mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah, melalui pelayanan publik yang sesuai dengan tugas serta fungsi perangkat daerah," katanya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut, diberikan bimbingan teknis mengenai strategi penguatan kebijakan, sinergi inovasi, hingga teknis peninputan Indeks Inovasi Daerah (IID) tahun 2026.

Diakui, inovasi merupakan kunci dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Rakor dan monev itu sendiri merupakan bentuk keseriusan Pemkab Tapin dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui inovasi.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Kemendagri RI, Arzad Sectio tersebut, turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), H Unda Absori, para staf ahli bupati, para asisten, kepala dinas/badan, para tenaga ahli dan staf khusus bupati, para camat serta kepala bagian di lingkungan Pemkab Tapin. (ati/ra)

Pewarta: Sunarti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Warning! Dinkes HST Akan Cabut Izin Penyedia MBG Bila Ada Temuan Menu Tak Layak

Sel Apr 14 , 2026
"Jika ada temuan makanan beracun atau tidak layak konsumsi, Dinkes HST berhak mencabut SLHS dari dapur MBG"

You May Like

TABIRklip