
BARABAI (TABIRkota) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat menggelar Sosialisasi Program Sertifikasi dan Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2026, di Aula Hotel Darul Istiqamah Barabai, Senin (13/7).
Bupati HST, Samsul Rizal melalui Sekretaris Daerah setempat, Muhammad Yani menyatakan, kegiatan tersebut komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat budaya keselamatan kerja di berbagai sektor pembangunan.
“Peningkatan kompetensi aparatur dan pelaku jasa konstruksi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang aman, berkualitas dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR HST, Syahidin menambahkan, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari penyelesaian fisik proyek, melainkan juga dari penerapan standar keselamatan kerja,” tambahnya.
Keberhasilan pembangunan, ujarnya, tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi, tetapi juga oleh pemenuhan aspek keselamatan kerja, mutu pekerjaan, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Budaya keselamatan kerja harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan jasa konstruksi yang profesional dan berkualitas,” ujarnya.
Pemahaman mengenai penerapan K3, Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) hingga riksa uji peralatan kerja perlu terus ditingkatkan oleh seluruh pemangku kepentingan.
Sinergi antara pemerintah daerah, Balai Jasa Konstruksi, dan badan usaha jasa konstruksi sangat penting untuk mewujudkan pekerjaan konstruksi yang aman, berkualitas dan sesuai standar. (fer)




