
BARABAI (TABIRkota) — Jessica Rosia Lane bersama anaknya, Sofia Erica Ellina Lane yang merupakan warga Australia, dibuat kagum dengan teknik pengobatan tradisional Banjar menggunakan Minyak Waras Borneo yang dibuat oleh Kai Ahim.
Kekaguman tersebut disampaikan Jessica Rosia Lane saat mengunjungi rumah pengobatan alternatif Kai Ahim, di Rumah Adat Banjar Tangga Karamat 159, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (16/7) lalu.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momen bersejarah, karena dapat melihat secara langsung proses pengobatan tradisional yang diwariskan turun-temurun.
“Pengalaman tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memahami satu sisi budaya Banjar yang selama ini hanya kami dengar dari cerita keluarga,” ujarnya.
Jessica Rosia Lane dan Sofia Erica Ellina Lane merupakan keturunan Banjar dari daerah Kalua, Kabupaten Tabalong, yang saat ini bermukim di Perth, Australia.
Selama berada di Rumah Adat Banjar Tangga Karamat 159, Jessica Rosia Lane dan Sofia Erica Ellina Lane mengamati berbagai tahapan pengobatan dan berinteraksi dengan masyarakat yang datang untuk berobat.
Kedua warga Australia tersebut sangat antusias mendengarkan penjelasan tentang nilai-nilai yang menyertai praktik pengobatan tradisional, seperti penghormatan terhadap leluhur dan hubungan manusia dengan alam.
Bahkan, keduanya juga merasakan khasiat dari Minyak Waras Kai Ahim dengan ikut menjalani prosesi pengobatan tradisional.
Jessica Rosia Lane menambahkan, keberadaan pengobatan tradisional menjadi bagian penting dari identitas budaya yang patut dikenalkan kepada generasi muda, termasuk diaspora Banjar di luar negeri.
“Pengalaman di Barabai, khususnya di Rumah Pengobatan Tradisional Kai Ahim, merupakan pengalaman yang takkan dilupakan seumur hidup, karena saya dapat memahami lebih dekat akar budaya keluarga kami,” tambahnya.
Pada masa Perang Banjar, “datu nini” atau nenek buyut Jessica Rosia Lane “madam” atau merantau ke Tembilahan, Riau dan bermukim di sana.
Saat Perang Dunia II meletus dan pasukan Jepang memasuki Sumatera, nenek serta keluarga Jessica Rosia Lane melarikan diri ke Singapura.
Jessica Rosia Lane besar di Singapura, namun tradisi serta cerita tentang Banua Banjar masih melekat di dirinya melalui cerita nenek dan ibunya.
Jessica menikah dengan Peter Lane yang merupakan warga Australia serta menetap di negeri Kanguru tersebut, hingga memiliki dua anak, Sofia Erica Ellina Lane dan Samantha Suriyani Lane. (fer/ra)




