
PARINGIN (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Akhmad Fauzi mendorong Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Kandang Haji agar memberikan pelayanan yang lebih baik, profesional dan berpihak kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Akhmad Fauzi saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) RSUD Datu Kandang Haji yang dilaksanakan di Aula RSUD setempat, Paringin, Selasa (19/5).
Menurutnya, FKP penting dilaksanakan untuk mengevaluasi standar pelayanan rumah sakit, sekaligus menghimpun masukan masyarakat terkait kualitas layanan kesehatan.
"FKP adalah wadah resmi untuk menghimpun aspirasi masyarakat yang nantinya akan menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Datu Kandang Haji Balangan," ujarnya.
Ia mengatakan, pelayanan publik harus terus dievaluasi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Terlebih di tengah perkembangan teknologi informasi yang membuat kritik maupun masukan masyarakat dapat dengan cepat tersebar,” katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD Datu Kandang Haji Balangan, Sudirman mengatakan, FKP menjadi sarana untuk meninjau kembali standar pelayanan, sekaligus memastikan pelayanan rumah sakit berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Ketika kita memiliki standar pelayanan, maka ada rambu-rambu yang harus dipertanggungjawabkan demi terciptanya pelayanan yang berpihak kepada masyarakat,"katanya.
Ia menambahkan, seluruh masukan dan kritik yang disampaikan masyarakat akan dianalisis sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan rumah sakit ke depan.
“Melalui FKP ini, diharapkan pelayanan kesehatan di RSUD Datu Kandang Haji Balangan dapat terus meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, profesional dan berpihak kepada masyarakat,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, sejumlah persoalan pelayanan menjadi perhatian, salah satunya terkait waktu tunggu pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya keterbatasan ruang rawat inap yang penuh.
Pada kesempatan tersebut, masyarakat juga diberikan penjelasan terkait inovasi terbaru berupa sistem informasi pelayanan pasien. (fer/ra)




