Wakili Bupati Buka Pesantren Ramadan, Asisten III Setda Kapuas Harap Lahirkan Generasi Berakhlakul Karimah

“Bulan suci Ramadan merupakan momentum strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, berakhlak dan berintegritas”

Asiseten Administrasi Umum Setda Kapuas, Perry Noah saat mewakili Bupati membuka kegiatan Pasantren Ramadhan1447 Hijriah tingkat pelajar (foto: TABIRkota/ist)

KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Asisten III Bidang Administrasi Umum, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Perry Noah berharap, kegiatan Pesantren Ramadan dapat melahirkan generasi muda yang berakhlakul karimah.

Harapan tersebut disampaikan Perry Noah saat mewakili Bupati Kapuas, HM Wiyatno membuka kegiatan Pesantren Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Al Mukarram Amanah, Kuala Kapuas, Senin (2/3).

Menurutnya, Pesantren Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman.

“Bulan suci Ramadan merupakan momentum strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, berakhlak dan berintegritas,” ujarnya.

Sebab, katanya, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk memperkuat keimanan serta ketakwaan, memperbaiki akhlak dan menumbuhkan kepedulian sosial.

“Pembangunan daerah tidak semata berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, namun juga pembangunan mental dan karakter generasi penerus,” katanya.

Ia menambahkan, Pesantren Ramadan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di Kapuas, khususnya dalam membina pelajar agar tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.

“Melalui kegiatan Pesantren Ramadan, diharapkan lahir generasi yang saleh dan salehah serta istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam, sejalan dengan visi mewujudkan Kapuas Bersinar,” tambahnya.

Kegiatan Pesantren Ramadan yang mengusung tema Ramadan sebagai Momentum Pembentukan Karakter Islami Menuju Kapuas Bersinar tersebut, dilaksanakan selama tiga hari dengan berbagai materi pembinaan keagamaan, penguatan akhlak serta praktik ibadah. (yul/ra)

Pewarta: Yuliansyah

Journalist - Kapuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Perkuat Akses Bantuan Hukum, Wabup Barsel Buka Pelatihan Paralegal Desa 2026

Sen Mar 2 , 2026
"Keberadaan paralegal sangat penting sebagai pendamping hukum awal bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan"

You May Like

TABIRklip