Studi Tiru Ketahanan Pangan ke Nganjuk, Wabup Barut Kunjungi Pabrik Beras Terintegrasi

“Ilmu dan teknologi pemasaran yang telah dipelajari di Nganjuk, dapat diadaptasi dan menjadi referensi dalam membangun sistem serupa di Barut”

Wabup Barut, Felix Sonadie Y Tingan melakukan kunjungan ke pabrik beras terintegrasi pada studi tiru ke Nganjuk (foto: TABIRkota/hms barut)

MUARA TEWEH (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), Felix Sonadie Y Tingan melakukan kunjungan kerja ke pabrik beras terintegrasi milik PT Adi Jaya Internasional di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim).

Menurut Felix Sonadie Y Tingan, kunjungan bersama Kepala Dinas Pertanian Barut, H Adi Haryadi dan jajaran tersebut, telah dilaksanakan pada Arba (22/4) lalu, melalui kegiatan studi tiru ketahanan pangan ke Nganjuk, dalam rangka memperkuat sektor pertanian.

“Dalam kunjungan tersebut, kita meninjau langsung alur produksi pabrik yang menggunakan sistem terintegrasi, mulai dari proses penerimaan gabah petani, pengeringan, penggilingan hingga menjadi beras kualitas premium yang siap dikemas,” ujarnya di Muara Teweh, ibu kota Barut, Jumat (24/4).

Selain melihat masalah teknis, katanya, juga dilaksanakan diskusi mendalam mengenai strategi pemasaran dan distribusi hasil produksi agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Barito Utara memiliki potensi lahan yang besar, namun tantangan kita adalah bagaimana mengolah hasil panen tersebut agar, memiliki nilai tambah bagi petani,” katanya.

Ia menambahkan, ilmu dan teknologi pemasaran yang telah dipelajari di Nganjuk, dapat diadaptasi atau menjadi referensi dalam membangun sistem serupa di Barito Utara.

“Dengan begitu, kita tidak hanya menjadi produsen gabah, tetapi juga mampu memproduksi beras kemasan berkualitas tinggi secara mandiri,” tambahnya.

Pada kunjungan tersebut, rombongan Wabup mendapatkan penjelasan terkait integrasi teknologi dalam pengolahan padi yang sangat penting untuk meminimalisir kehilangan hasil dan menjaga nutrisi serta tampilan beras agar mampu bersaing di pasar nasional.

Diharapkan, kunjungan tersebut menjadi langkah awal bagi Barito Utara untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan petani. (ded/ra)

Pewarta: Mardedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gelar Bimtek Inovasi Daerah, Pemkab Kotabaru Luncurkan Aplikasi INOTEKDA

Jum Apr 24 , 2026
"Pemkab Kotabaru menargetkan peningkatan jumlah inovasi di 2026 dengan mendorong setiap perangkat daerah aktif berpartisipasi"

You May Like

TABIRklip