48 Personel BKO Brimob Polda NTB Dikerahkan Bantu Perkuat Penanganan Karhutla di Kapuas

“Kehadiran personel Brimob Polda NTB diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan karhutla, mulai dari pemadaman hingga pendinginan pada lokasi yang terdampak kebakaran”

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari, pada apel sekaligus pengecekan kesiapan personel Brimob Polda NTB yang melaksanakan tugas BKO penanganan karhutla di Kapuas (foto: TABIRkota/ist)
Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari, pada apel sekaligus pengecekan kesiapan personel Brimob Polda NTB yang melaksanakan tugas BKO penanganan karhutla di Kapuas (foto: TABIRkota/ist)

KUALA KAPUAS (TABIRkota) – 48 personel Korps Brigade Mobil (Brimob) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dikerahkan untuk membantu memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Hal tersebut terungkap saat kegiatan apel sekaligus pengecekan kesiapan personel Brimob Polda NTB yang melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polres Kapuas, yang dilaksanakan di Posko Induk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Kuala Kapuas, Ahad (18/10).

Menurut Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari, pada apel sekaligus pengecekan kesiapan tersebut, personel Brimob Polda NTB diberikan arahan dan petunjuk.

“Apel pengecekan dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel, baik dari segi kekuatan, kelengkapan, maupun kesiapan dalam menjalankan tugas di lapangan,” ujarnya.

Kehadiran personel BKO diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan, lahan, dan perkebunan, mulai dari pemadaman hingga pendinginan pada lokasi yang terdampak kebakaran.

Ia mengatakan, dalam menghadapi potensi maupun kejadian karhutla, sangat penting kesiapsiagaan, kedisiplinan serta sinergi seluruh personel.

“Setiap personel agar mengutamakan keselamatan selama bertugas dan melaksanakan penanganan secara terkoordinasi bersama unsur terkait,” katanya.

Penanggulangan karhutla membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama, sehingga seluruh personel diminta untuk terus meningkatkan koordinasi dengan TNI, BPBD, pemerintah daerah, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, serta unsur terkait lainnya.

Ia menambahkan, selain melakukan pemadaman, upaya pencegahan dan pendinginan juga harus menjadi perhatian agar api tidak kembali menyala serta dampak kebakaran dapat diminimalkan.

“Kehadiran 48 personel Satbrimob Polda NTB diharapkan dapat semakin memperkuat upaya penanganan karhutla, khususnya di wilayah yang membutuhkan penanganan cepat dan terukur,” tambahnya.

Diharapkan, kesiapan personel BKO Satbrimob Polda NTB dapat mendukung penanganan karhutla secara lebih optimal, sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di Kapuas.

Kepada masyarakat, diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan. (yul/ra)

Pewarta: Yuliansyah

Journalist - Kapuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Datangi Kantor Disnakertrans Barsel, 97 Karyawan PT Artha Contractors Adukan 8 Bulan Gaji Tak Dibayar

Sen Okt 19 , 2026
“Selain gaji yang tidak dibayar, para karyawan PT Artha Contractors juga mengeluhkan tidak ada kejelasan status hubungan kerja dan kepesertaan BPJS telah dinonaktifkan”
Pertemuan karyawan PT Artha Contractors dengan Kepala Disnakertrans Barsel (foto: TABIRkota/akhmad madani)

You May Like

TABIRklip