Kunker ke Tiga Kecamatan, Bupati Kapuas Cek Dampak Karhutla dan Rencana Jembatan Poros

“Bupati Kapuas menijau kondisi fasilitas pendidikan pasca kebakaran di SDN 1 Bunga Mawar, pengecekan areal terdampak karhutla di Kapuas Murung dan Dadahup, serta infrastruktur jembatan poros desa”

Bupati Kapuas, HM Wiyatno meninjau area terdampak karhutla (foto: TABIRkota/kip kps)

KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), HM Wiyatno bersama Sekretaris Daerah (Sekda) setempat, Usis I Sangkai dan unsur Forkopimda, melaksanakan kunjungan kerja ke tiga kecamatan, Ahad (23/8).

Pada kunjungan tersebut, Bupati Kapuas sekaligus menijau kondisi fasilitas pendidikan pascamusibah kebakaran di SDN 1 Bunga Mawar, Kecamatan Pulau Petak, pengecekan areal terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kapuas Murung dan Dadahup, serta infrastruktur jembatan poros desa.

Saat meninjau areal terdampak kebakaran di SDN 1 Bunga Mawar, Bupati menginstruksikan agar proses pembelajaran bagi 21 siswa yang terdampak dapat segera digabungkan ke sekolah terdekat.

“Langkah tersebut perlu diambil untuk memastikan kegiatan belajar mengajar anak-anak tetap berjalan lancar dan terfasilitasi dengan baik,” katanya.

Pulau Petak, rombongan melanjutkan peninjauan lokasi terdampak karhutla di Kapuas Murung dan Dadahup, sekaligus mengecek rencana pembangunan jembatan poros.

“Pembangunan jembatan diproyeksikan menjadi akses strategis yang menghubungkan jaringan jalan Desa Rawa Subur, Bina Karya, Palangkau Lama, hingga Palangkau Baru, guna mendongkrak perekonomian warga desa,” ujar HM Wiyatno.

Terkait penanganan karhutla di wilayah Kapuas Murung dan Dadahup, ia menekankan pentingnya peran aktif para kepala desa (kades) dalam mengawal upaya pencegahan.

“Kunci utama penanganan karhutla terletak pada tindakan preventif sejak dini, karena itu, para kades agar gencar melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah untuk mengedukasi warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta berhati-hati saat menyalakan api ketika memasak di hutan atau lokasi pemancingan,” tambahnya.

Bupati juga meminta para kades untuk terus semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta tanggap terhadap permasalahan maupun perbaikan fasilitas umum di wilayah masing-masing.

Kunjungan kerja lapangan tersebut, turut dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Dadahup, Camat Kapuas Murung, serta para Kepala Desa setempat. (adv)

Pewarta: Yuliansyah

Journalist - Kapuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Menteri LH Apresiasi Langkah GAPKI Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Kalsel

Sel Agu 25 , 2026
"Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, di mana dalam hal ini, dunia usaha harus ikut mengambil tanggung jawab"

You May Like

TABIRklip