
KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), HM Wiyatno menargetkan pembangunan ruas jalan menuju Pelabuhan Batanjung, akan tuntas pada 2026 ini, khususnya untuk badan jalan agar dapat segera menunjang operasional pelabuhan.
Hal tersebut disampaikan HM Wiyatno saat melakukan peninjauan progress pengerjaan pembangunan jalan Pelabuhan Batanjung, Kamis (2/7).
Menurutnya, dari total panjang akses jalan menuju Pelabuhan Batanjung yang mencapai 59 kilometer, saat ini hanya tersisa sekitar 25 kilometer yang belum selesai dikerjakan.
“Badan jalan menuju Pelabuhan Batanjung dirancang dengan lebar 20 meter untuk mendukung lalu lintas kendaraan bertonase besar, terutama angkutan logistik dan distribusi barang dari serta menuju Pelabuhan,” ujarnya.
Selain pembangunan badan jalan, pemerintah daerah juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung berupa jembatan dan box culvert.
Ia mengatakan, tercatat sebanyak 2 unit jembatan dan 31 titik box culvert ditargetkan dapat diselesaikan pada 2027 mendatang.
“Dengan selesainya seluruh infrastruktur tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas optimistis dapat melanjutkan tahap perkerasan jalan pada 2028 mendatang, sehingga akses menuju Pelabuhan Batanjung dapat dilalui secara optimal,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan Pelabuhan Batanjung memiliki peran strategis bagi perkembangan ekonomi daerah.
“Namun hingga saat ini, pelabuhan tersebut belum dapat difungsikan secara maksimal akibat keterbatasan akses jalan,” tambahnya.
Pelabuhan Batanjung dirancang sebagai pelabuhan laut yang akan mendukung arus logistik, distribusi barang, serta membuka peluang investasi baru di Kapuas.
Apabila akses jalan dan infrastruktur pendukung dapat rampung sesuai target, Pelabuhan Batanjung diyakini akan menjadi salah satu pintu gerbang ekonomi baru di Kalteng, sekaligus mendorong konektivitas antarwilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (adv)




