
MARTAPURA (TABIRkota) – Tim SAR Gabungan melakukan upaya pencarian terhadap Nurhasanah (50), warga Desa Rantau Nangka, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang hilang setelah terpeleset ke sungai saat mencari rebung bambu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana mengatakan, pihaknya menerima informasi terkait peristiwa tersebut dari Kepala Lingkungan Rantau Nangka, Salmani, pada Selasa (9/6) pukul 16.30 WITA.
“Peristiwa tersebut terjadi pada Ahad (7/6) lalu, sekitar pukul 16.00 WITA saat korban mencari rebung di sekitar pinggiran sungai dan diduga terpeleset jatuh ke sungai hingga tenggelam,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com, Selasa (9/6).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang merupakan penyandang tunawicara dan kemudian diinformasikan kepada warga setempat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, ujarnya, pada pukul 16.50 WITA Unit Siaga SAR Tapin memberangkatkan satu tim rescue, terdiri dari tujuh personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
“Tim bergerak menggunakan Rescue Car Carrier dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam tiga puluh menit menuju lokasi kejadian,” katanya.
Operasi SAR melibatkan unsur Unit Siaga SAR Tapin, Polsek Sungai Pinang serta warga setempat, menggunakan peralatan antara lain Rubber Boat, peralatan komunikasi, peralatan water rescue, dua set peralatan selam serta perlengkapan pendukung lainnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini korban masih dalam pencarian dan Tim SAR Gabungan yang terus melakukan upaya pencarian secara maksimal di sekitar lokasi kejadian dengan kondisi cuaca cerah dan tanpa kendala berarti di lapangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku Search Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan:
"Kami telah berkoordinasi dengan unsur SAR terkait dan warga setempat untuk mengoptimalkan upaya pencarian korban,” tambahnya.
Diharapkan, korban dapat segera ditemukan dan kepada masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada area yang licin serta berpotensi membahayakan keselamatan. (rls/ra)




