
TANJUNG (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) berkomitmen untuk terus memperkuat pembangunan di bidang keagamaan, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki ilmu, akhlak dan kepedulian terhadap masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani saat penyerahan beasiswa program Satu Desa Satu Dai Triwulan II 2026 kepada puluhan santri dari delapan Pondok Pesantren (Ponpes) yang dilaksanakan di Balai Dandung Suchrowardi, Tanjung, Arba (17/6).
Menurutnya, program Satu Desa Satu Dai sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Tabalong Smart.
“Program tersebut memberikan kesempatan kepada putra-putri Tabalong untuk memperdalam ilmu agama melalui pendidikan di pondok pesantren,” ujarnya.
Melalui program tersebut, katanya, diharapkan para santri kelak dapat menjadi da’i yang mampu memberikan pembinaan, pencerahan, dan teladan bagi masyarakat di desa-desa.
“Pemkab Tabalong mengapresiasi Kementerian Agama (Kemenag) setempat dan pimpinan pondok pesantren yang turut mendukung program Tabalong Smart, yaitu Tabalong yang Religius,” katanya.
Kepada para santri penerima beasiswa, tambahnya, agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, belajar sungguh-sungguh, jaga disiplin, hormat pada para guru dan pengasuh pesantren, serta terus meningkatkan kemampuan dan pemahaman keagamaan.
“Jadikan beasiswa ini sebagai amanah yang harus dijaga dengan prestasi dan kesungguhan dalam menuntut ilmu,” tambahnya.
Program prioritas Tabalong Smart, yaitu Satu Desa Satu Dai menyasar 121 desa dan 10 kelurahan dengan total 131.
Delapan ponpes yang sudah menjalin kerja sama dalam mendukung program Satu Desa Satu Dai di antaranya Ponpes Anwarul Hasaniyyah sebanyak enam santri, Ponpes Bahaul Iman sebanyak tiga santri, Ponpes Khairul Waritsin sebanyak sepuluh santri.
Kemudian, Ponpes Miftahul Ulum sebanyak sepuluh santri, Ponpes Nurul Musthofa sebanyak 21 santri, Ponpes Teknologi Pertanian Al-Islam sebanyak sembilan santri, Ponpes Raudhatul Thalibin sebanyak tiga santri dan Ponpes Ribat Al Ilmi Al Abawy As Syar Ey sebanyak 22 santri. (adv)




