
BARABAI (TABIRkota) — Sinergi yang terjalin antara pemerintah, lembaga pendidikan dan masyarakat adalah kunci melahirkan generasi emas, ujar Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), Gusti Rosyadi Elmi.
Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Musywil) XIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kalsel, di Balai Rakyat Barabai, Sabtu (27/6).
“Forum tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan sarana strategi untuk membentuk karakter generasi muda yang cerdas, religius dan berjiwa kepemimpinan,” katanya.
Forum tersebut, ujarnya, merupakan wadah mempererat dan memperluas wawasan serta membangun kolaborasi antar pelajar Muhammadiyah di Kalsel.
“Hasil musyawarah nantinya, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel, Meldy Muzada Elfa menambahkan, Musywil tersebut menjadi sarana pelatihan kepemimpinan bagi kader, bukan sekadar forum pemilihan ketua baru.
“Musyawarah tersebut adalah latihan bagi seluruh peserta untuk menjadi pemimpin, belajar mendengar, belajar berbicara serta belajar menerima perbedaan pendapat,” tambahnya.
Ia mengatakan, peserta agar tidak berhenti belajar, menjaga identitas sebagai kader Muhammadiyah di tengah arus media sosial serta menjadikan jabatan yang diraih kelak sebagai sarana kebaikan bagi orang lain.
“Jadilah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya, jabatan yang kita dapatkan bisa menjadi sarana untuk memperluas kebaikan,” katanya.
Forum tersebut diharapkan melahirkan pemimpin masa depan yang amanah, visioner dan mampu membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat. (fer)




