
MUARA TEWEH (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), berhasil menyabet Peringkat I Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran atas kesuksesan dalam menjaga tren positif ketenagakerjaan.
Menurut Bupati Barut, H Shalahuddin, penghargaan atas prestasi tersebut telah ia terima pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 Regional Kalimantan yang diselenggarakan di Platinum Convention and Hall Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa (5/5) kemarin.
“Selain trofi penghargaan, Pemkab Barut juga menerima dana apresiasi senilai Rp3 miliar atas keberhasilan menjaga tren positif ketenagakerjaan,” ujarnya di Muara Teweh, ibu kota Barut, Arba (6/5).
Ia mengatakan, prestasi yang diraih bukan sekedar keberhasilan seremonial, melainkan hasil kerja keras bersama serta buah dari sinergi kolektif antara pemerintah dan masyarakat.
"Pemkab Barut akan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Ia menambahkan, fokus Pemkab Barut ke depan adalah memperkuat sinergi lintas sektor.
“Prioritas utama tetap tertuju pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta pembukaan lapangan kerja baru melalui iklim investasi yang sehat di Barito Utara,” tambahnya.
Keberhasilan Barut pada ajang yang diselenggarakan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI tersebut, diharapkan menjadi inspirasi sekaligus tolok ukur bagi daerah lain di wilayah Kalimantan, dalam merumuskan strategi penuntasan masalah pengangguran.
Dengan prestasi yang berhasil diraih, Barito Utara semakin mengukuhkan posisinya sebagai daerah yang memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan.
Ajang Apresiasi Pemda Berprestasi merupakan program penghargaan yang diselenggarakan Kemendagri untuk memberikan insentif dan apresiasi kepada daerah-daerah dengan kinerja terbaik di Indonesia.
Apresiasi Pemda berprestasi bertujuan mendorong iklim kompetitif antar-Pemda agar mengoptimalkan pelayanan publik dan kinerja pembangunan daerah. (ded/ra)




