Nasib Malang Pedagang Sembako, Kelotok Karam di Sungai Kapuas Saat Hendak Berjualan

“Kelotok yang mengangkut barang dagangan berupa sembako itu, mengalami kebocoran saat dalam perjalanan menuju pasar di Terusan”

Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi terhadap para korban dan barang dagangan pada insiden kelotok karam (foto: TABIRkota/bpbd kapuas)

KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Malang nasib pedagang sembako di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), perahu bermesin atau kelotok yang membawa barang dagangan karam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, tepatnya di Desa Bamban Raya, Kecamatan Bataguh, saat hendak berjualan ke pasar pada Senin (11/5) pagi.

Beruntung, tiga penumpang, termasuk pemilik perahu, dilaporkan selamat dalam insiden yang dipicu oleh kebocoran badan kelotok saat sedang dalam perjalanan menuju pasar tersebut.

Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas, Pangeran S Pandingin, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

“Tiga penumpang, masing-masing Asmini (55), Rahimah (42) dan Jumiati (30), berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan dan selamat dari peristiwa tersebut,” ujarnya di Kuala Kapuas, ibu kota Kapuas, Senin (11/5).

Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kapuas, katanya, kelotok yang menangkut barang dagangan berupa sembako tersebut, berangkat sekitar pukul 08.00 WIB dari Kecamatan Tamban Catur menuju Desa Terusan.

“Rencananya, ketiga penumpang hendak berdagang ke Pasar Desa Terusan, namun di perjalanan, kelotok yang mereka tumpangi bocor,” katanya.

Pemilik perahu, Asmini, berupaya melabuhkan kelotok ke tepian sungai agar tidak tenggelam, namun tidak menemukan tempat yang aman untuk bersandar, akhirnya terpaksa menepi ke semak-semak di bantaran sungai, sebelum kemudian karam.

Ia menambahkan, BPBD Kapuas bersama tim SAR Gabungan dari Satpolairud Polres Kapuas, Dinas Perhubungan, pihak kecamatan, serta aparat desa langsung menuju lokasi untuk melakukan pertolongan terhadap korban dan barang-barang yang dibawa.

“Pada peristiwa tersebut, satu unit kelotok mengalami kerusakan dan sejumlah sembako turut terdampak,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihak berwajib masih menyelidiki penyebab pasti kebocoran perahu.

Kepada masyarakat yang menggunakan transportasi sungai, diimbau agar selalu memastikan kondisi perahu dalam keadaan layak sebelum berlayar. (yul/ra)

Pewarta: Yuliansyah

Journalist - Kapuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Buka O2SN, Wabup HST Imbau Peserta Jadikan Lomba Sebagai Sarana Merajut Disiplin Sarana Merajut Disiplin

Sen Mei 11 , 2026
“O2SN diikuti 231 peserta yang siap bertanding di lima cabang olahraga”

You May Like

TABIRklip