
PARINGIN (TABIRkota) – Memasuki minggu pertama masa transisi pemulihan pasca banjir di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), perbaikan sejumlah rumah warga terdampak mulai dikerjakan.
Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, H Rahmi, tahap awal transisi pemulihan, fokus utama adalah perbaikan rumah warga terdampak.
“Pendataan dan perhitungan telah dilakukan agar proses perbaikan berjalan lancar dan tepat sasaran serta telah pula didatangkan material dan pekerja,” ujarnya di Paringin, ibu kota Balangan, Selasa (13/1).
Masa transisi pemulihan ditetapkan sejak berakhirnya status tanggap darurat, dimulai 5 Januari hingga 4 Februari mendatang.
Tercatat 48 rumah dengan kerusakan kategori berat menjadi prioritas utama dan hingga kini, progres perbaikan sejumlah rumah telah mencapai 30 hingga 70 persen.
Ia mengatakan, selain perbaikan rumah, pemulihan sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius.
“Para siswa saat ini sudah dapat kembali belajar, meski dengan kondisi sarana dan prasarana yang masih terbatas,” katanya.
Dijadwalkan, dalam minggu ini sudah mulai dapat dilaksanakan penggantian pakaian seragam dan peralatan sekolah.
Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga juga menjadi bagian penting dari program transisi pemulihan.
“Langkah tersebut bertujuan membantu warga mempersiapkan diri menghadapi kehidupan pasca banjir,” tambahnya.
Mulai pekan ini, diharapkan dapat dilaksanakan penyediaan peralatan makan dan peralatan masak warga yang rusak terdampak banjir bandang.
BPBD Balangan memastikan, progres masa transisi pemulihan akan terus dipantau setiap minggu.
Melalui berbagai upaya yang telah dilakukan, diharapkan warga terdampak banjir bandang dapat kembali pulih dan menjalani kehidupan normal. (fer/ra)




