
TANJUNG (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Muhammad Taufani Alkaf berharap, kegiatan pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat, dapat membuka peluang usaha secara mandiri.
Harapan tersebut disampaikan Habib Muhammad Taufani Alkaf saat membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja yang diinisiasi Disnaker Tabalong di Aston Tanjung City Hotel, Senin (2/11).
Menurutnya, kegiatan pelatihan tersebut bukan hanya untuk mendapatkan sertifikat, tetapi para peserta benar-benar memiliki kemampuan yang bisa diterapkan di dunia kerja.
“Pemkab Tabalong berharap, ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pekerjaan, meningkatkan penghasilan dan bahkan membuka peluang usaha secara mandiri,” ujarnya.
Ia mengatakan, seluruh peserta usai menjalani masa pelatihan agar dapat memperluas pencarian peluang kerja.
“Silakan cari peluang kerja, tidak hanya di Tabalong, tetapi juga di daerah lainnya dengan keterampilan yang dimiliki,” katanya.
Kegiatan tersebut diisi empat jenis pelatihan dan sertifikasi, di antaranya pelatihan dan sertifikasi BNSP Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum yang diikuti 35 orang serta pengoperasian alat berat ekskavator yang diikuti 16 orang.
Kemudian pelatihan pengoperasian alat berat dump truck yang diikuti 16 orang serta pelatihan dan sertifikasi BNSP Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 3 yang diikuti 23 orang.
Menurut Kepala Disnaker Tabalong, Hady Ismanto, dari 323 orang yang mendaftar dari empat jenis pelatihan yang disiapkan, terdapat 83 orang yang lolos seleksi.
“Pelatihan bertujuan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung visi pembangunan daerah, yaitu Mencetak 15.000 Tenaga Terampil dengan segala potensi yang dimiliki Tabalong,” ujarnya.
Tabalong sendiri memiliki potensi ekonomi yang besar, khususnya pada sektor pertambangan, energi, perkebunan, konstruksi, perdagangan, dan jasa. (adv)



