
MUARA TEWEH (TABIRkota) – PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) yang beroperasi di Kabupaten Barito Utara (Barut) bersama Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Kalimantan Tengah (Kalteng) meresmikan gedung Gereja GPdI Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah.
Menurut General Manager PT SMM, Oktavian, gedung gereja yang dibangun menggunakan dana bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan secara bertahap atau multi-years tersebut, telah diresmikan pada Kamis (29/10) kemarin.
“Bantuan CSR pembangunan gedung gereja disalurkan melalui mekanisme multi-years sejak 2022 hingga 2026 dengan total nilai Rp322 juta,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com, Sabtu (31/10).
Ia mengatakan, acara peresmian diawali dengan tarian penyambutan tamu yang dibawakan Sanggar Tari Apar Besi, sanggar binaan PT SMM.
“Peresmian diisi dengan pembacaan Kitab Mazmur pasal 84 ayat 1 sampai 4, pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya gedung gereja serta sambutan-sambutan dan penandatanganan prasasti,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan Gereja GPdI Pendreh merupakan bagian dari komitmen sosial PT SMM, khususnya dalam mendukung pembangunan sarana keagamaan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Atas nama Manajemen PT Suprabari Mapanindo Mineral, kami mengucapkan selamat atas peresmian Gereja GPdI, semoga menjadi pusat kegiatan peribadatan dan pelayanan bagi jemaat GpdI, khususnya di Pendreh,” tambahnya.
Peresmian sekaligus pentahbisan gedung Gereja GPdI dihadiri Ketua Majelis Daerah GPdI Kalteng, Pdt Thomy Sihite serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Barito Utara, Dewi Handayani mewakili Bupati setempat, H Shalahuddin. (rls/ra)



