
BARABAI (TABIRkota) — Guru SMPN 25 Satu Atap (Satap) Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) harus merelakan uang dan emasnya raib dirampas oleh begal, di Desa Nateh, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), Ahad (25/10) malam.
Korban begal, Novi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 Wita, di Jembatan Nateh.
“Pelaku mengenakan kaos hitam, celana pendek, sarung tangan, penutup wajah dan sebilah senjata tajam jenis parang,” katanya saat dihubungi Tabirkota.com, Senin (26/10).
Kronologinya, ujarnya, ia mengendarai dari Barabai menuju pulang ke Desa Pambakulan, setelah sampai di lokasi, tiba-tiba ada yang teriak memanggil.
“Ulun (saya, red) spontan stop, tiba-tiba pelaku langsung menodong dengan parang di area leher dan mengancam membunuh jika tidak menyerahkan motor beserta barang berharga,” ujarnya.
Merasa terdesak, korban turun dari motor sembari berusaha mengambil kuncinya, namun pelaku berupaya untuk menebas tangannya.
Korban yang panik langsung melarikan diri meminta pertolongan warga, namun motornya dibawa kabur pelaku.
Novi menambahkan, setelah tiga jam kejadian, warga yang membantunya menemukan motornya sekitar satu kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Uang ulun Rp5 juta dan emas lima gram berhasil dibawa kabur pelaku,” tambahnya.
Atas peristiwa tersebut, korban langsung melaporkannya ke Polsek Batang Alai Selatan (BAS) dan dalam tahap penyelidikan. (fer)



