Gunakan Drone Mapping, Tim Gabungan Pemkab Kapuas dan Kementan Petakan Calon Lahan Cetak Sawah

“Pemetaan udara akan terus dilanjutkan secara bertahap di beberapa kecamatan prioritas lainnya dengan mengoptimalkan kolaborasi alat dan sarana teknis antar-OPD”

Bupati Kapuas, HM Wiyatno mendampingi Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementan RI, Hermanto meninjau kawasan pertanian (foto: TABIRkota/kip kps)

KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Tim gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas, Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) RI, melakukan pemetaaan lokasi calon lahan cetak sawah menggunakan Drone Mapping.

Pemetaan yang dipimpin Bupati Kapuas, HM Wiyatno bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan RI, Hermanto tersebut, dilaksanakan pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kawasan Pertanian di Kecamatan Tamban Catur, Sabtu (22/8).

Menurut HM Wiyatno, pada kegiatan monev tersebut, sekaligus dilaksanakan peninjauan rencana lokasi pembangunan Rice Milling Unit (RMU) atau pabrik penggilingan padi.

“Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung pertanian dan kelancaran program modernisasi pascapanen di wilayah strategis Kapuas,” ujarnya.

Tim dari Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan, Dinas Pertanian, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kapuas, turun langsung melakukan pemetaan udara (drone mapping) di sejumlah kecamatan.

HM Wiyatno mengatakan, aksi pemetaan udara dan peninjauan lapangan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pembahasan sinkronisasi data lokasi, kesiapan teknis, serta rencana rehabilitasi RMU dan persiapan lahan cetak sawah di Kapuas.

“Langkah terpadu tersebut difokuskan untuk menyelaraskan data sarana penggilingan padi yang perlu direhabilitasi sekaligus mengukur akurasi lokasi pengembangan lahan cetak sawah baru agar tepat sasaran,” katanya.

Ia menambahkan, rangkaian pemetaan udara akan terus dilanjutkan secara bertahap di beberapa kecamatan prioritas lainnya dengan mengoptimalkan kolaborasi alat dan sarana teknis antar-OPD.

“Sinergi antara Kementan RI dan Pemkab Kapuas diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Kapuas sebagai lumbung pangan yang andal dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan monev tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai, Kepala Dinas PUPR, Hareginto, Kepala DPMPTSP, Teguh Yunianto, serta jajaran pejabat teknis Kementan RI. (adv)

Pewarta: Yuliansyah

Journalist - Kapuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Heboh! Panjat Pinang KNPI HST Jadi Daya Tarik Ribuan Warga

Sen Agu 24 , 2026
“Panjat pinang dimaknai sebagai semangat gotong royong dan kebersamaan warga dalam membangun Bumi Murakata”

You May Like

TABIRklip