RBB Lanal Banjarmasin Berhasil Evakuasi 22 Korban KM Virgo Transport 8 dari KRI Nala

“Dari KRI Nala, para korban dipindahkan ke KAL Kumai milik TNI AL dan selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menggunakan RBB Lanal Banjarmasin”

Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana (foto: TABIRkota/ist)

BANJARMASIN (TABIRkota) – Kapal Rigid Bouyancy Boat (RBB) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), berhasil mengevakuasi 22 korban selamat KM Virgo Transport 8 dari KRI Nala ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa (15/9) sekitar pukul 10.00 WITA.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan, sebelumnya, upaya pemindahan korban selamat dari KRI Nala sempat tertunda akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.

“Dari KRI Nala, para korban dipindahkan ke KAL Kumai milik TNI Angkatan Laut (AL) dan selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menggunakan RBB Lanal Banjarmasin,” katanya di Posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (15/9).

KRI Nala memiliki ukuran dan bobot yang besar sehingga tidak memungkinkan bagi kapal perang tersebut untuk merapat langsung ke dermaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sehingga harus melalui proses transfer menggunakan kapal yang lebih kecil.

Menurutnya, proses transfer para korban dilakukan secara bertahap melalui dua sortie atau perjalan bolak balik.

“Sortie pertama, RBB Lanal Banjarmasin membawa 16 korban selamat dan enam korban lainnya diangkut pada sortie kedua,” ujarnya.

16 korban selamat yang diangkut pada sortie pertama seluruhnya berjenis kelamin laki-laki, sedang enam korban selamat lainnya yang diangkut pada sortie kedua, terdiri dari lima orang laki-laki dan satu perempuan.

Ia menambahkan, seluruh korban selamat langsung mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis awal, untuk memastikan kondisi kesehatan setelah menjalani proses evakuasi.

“Korban yang mengalami luka atau membutuhkan penanganan medis akan menjalani pemeriksaan dan triase di rumah sakit, untuk menentukan tingkat kegawatan serta prioritas pelayanan berdasarkan kondisi masing-masing korban setelah tiba di darat,” tambahnya.

Proses pemindahan korban selamat dari KRI Nala ke RBB Lanal Banjarmasin seharusnya dilakukan pada Senin (14/9) kemarin, namun karena kondisi alun dan gelombang yang tinggi di wilayah perairan Tabunio serta waktu transfer yang sudah malam, membuat tim harus lebih mengutamakan keselamatan korban dan personel SAR.

Pemindahan dilaksanakan pada Selasa pagi setelah kondisi cuaca lebih cerah dan alun di wilayah Muara Barito relatif landai, sehingga proses transfer dari KRI Nala menggunakan RBB Lanal Banjarmasin berlangsung lebih aman, baik bagi para korban maupun personel yang terlibat.

Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Ahad (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) lalu.

Dari total 243 Person on Board (POB) yang terdata, hingga Selasa (15/9) 114 korban telah berhasil ditemukan, terdiri dari 108 korban selamat dan dua korban dalam keadaan meninggal dunia yang telah didaratkan, sementara empat korban meninggal dunia lainnya masih dalam proses evakuasi menggunakan armada udara. (ra)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Like

TABIRklip