
BANJARMASIN (BANJARMASIN) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin mengeluarkan update data terbaru korban kapal Virgo Transport 8 yang dilaporkan tenggelam di Laut Jawa, menjadi enam orang pada Ahad (13/9) pukul 14.30 WITA.
Menurut Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, enam korban meninggal dunia tersebut dievakuasi kapal TB Mauhaw IX dan TB TCP, sedangkan korban lainnya yang dievakuasi MV Haida dilaporkan seluruhnya selamat.
“TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang yang terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia,” ujarnya.
Sedangkan TB TCP, katanya, berhasil mengevakuasi 38 orang dengan rincian 33 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
“Selain itu, MV Haida juga berhasil mengevakuasi 49 orang dari Kapal Virgo Transport 8 dan seluruh korban dinyatakan selamat,” katanya.
Hingga Ahad (13/9) pukul 14.30 WITA, total korban yang telah berhasil dievakuasi sebanyak 103 orang dengan rincian 97 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Sebelumnya disebutkan, 103 orang berhasil dievakuasi, terdiri dari 102 orang yang berhasil diselamatkan dan satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di Laut Jawa pada Ahad (13/9), pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).
16 orang yang dievakuasi TB Mauhaw IX, termasuk satu korban meninggal dunia, dibawa menuju Pelabuhan Tuban, sedangkan 87 orang yang dievakuasi TB TCP dan MV Haida dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Dalam pelaksanaan operasi pencarian, Kantor SAR Banjarmasin berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait, di antaranya KSOP Banjarmasin, Lanal Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi Banjarmasin, PT Pelindo Banjarmasin, serta agen kapal Virgo Cabang Banjarmasin.
Sejumlah peralatan disiapkan untuk mendukung operasi, meliputi KN SAR Laksmana 241, Rescue Car D-Max, peralatan water rescue, dua set peralatan selam, perangkat komunikasi, Starlink, serta peralatan pendukung lainnya.
Operasi SAR gabungan di laut dan udara terus dilakukan untuk menyisir lokasi kejadian serta mencari 140 korban lainnya yang belum masuk dalam daftar korban yang telah dievakuasi. (ra)




