
BARABAI (TABIRkota) — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak dari kabut asap yang terjadi.
Menurut Kepala Disdik HST, Muhammad Anhar, PJJ tersebut diberlakukan selama dua hari, Senin (31/8) dan Selasa (1/9).
“PJJ dilakukan karena meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan rekomendasi dari dokter paru di Rumah Sakit Haji Damanhuri (RSHD) Barabai,” ujarnya, di Barabai, Senin (31/8).
Selain itu, katanya, pemberlakuan PJJ juga merupakan aspirasi dari guru melihat kondisi Sabtu (28/8) lalu di beberapa titik sekolah kualitas udaranya tidak sehat.
“Sementara PJJ dilakukan dua hari sambil melihat kondisi udara ke depannya, jika masih buruk ada kemungkinan PJJ diberlakukan kembali,” katanya.
PJJ diberlakukan untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di HST.
Kebijakan PJJ hanya diberlakukan bagi murid, sedangkan guru dan tenaga pendidik tetap berhadir ke sekolah untuk memantau serta menyelesaikan administrasi.
Muhammad Anhar menambahkan, selama di rumah murid tetap belajar dengan bimbingan dan penugasan terstruktur dari guru.
“Orang tua diminta untuk mendampingi proses belajar anak di rumah agar berjalan optimal,” tambahnya.
Disdik HST juga mengimbau agar mengurangi aktivitas di luar rumah, memakai masker dan perbanyak minum air putih. (fer)




