
TABALONG (TABIRkota) – Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhammad Noor Rifani optimis, ruas jalan Inpres Jalan Daerah (IJD) yang diserahkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) akan membantu usaha masyarakat di sektor pertanian.
Hal tersebut disampaikan H Muhammad Noor Rifani usai menerima hasil pembangunan IJD Tahun Anggaran 2023 dari BPJN Kalsel yang dilaksanakan di kediaman Bupati, Kompleks Pendopo Bersinar, Pambataan, Tanjung, Arba (18/8) sore.
Menurutnya, pelaksanaan IJD sangat membantu kelancaran aktivitas masyarakat dalam mengangkut dan memasarkan serta mendistribusikan hasil bumi.
“Keberadaan jalan IJD tentu akan membawa dampak positif bagi masyarakat Tabalong yang sekitar 60 persen, berprofesi sebagai petani dalam arti luas,” ujarnya.
Ia mengatakan, jalan IJD akan mengurangi jarak tempuh sehingga mobilitas penduduk dapat semakin lancar dan mudah.
“Bukan hanya di bidang pertanian, keberadaan jalan IJD juga akan berpengaruh besar terhadap kelancaran di bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPJN Kalsel, Yonatan Hendrik Parjoko mengatakan, IJD yang diserahterimakan mencakup dua ruas jalan, masing-masing Jalan dan Jembatan Baja Tamunti – Pampanan dan Kambang Kuning – Nawin Hulu.
“Ruas Jalan dan Jembatan Baja Tamunti – Pampanaan memiliki panjang 6,3 kilometer dengan nilai Rp17 miliar, yang dibangun pada 2023 untuk mendukung sektor perkebunan karet dan padi,” katanya.
Sedang ruas jalan Kambang Kuning – Nawin Hulu, memiliki panjang 7,6 kilometer dengan nilai aset Rp21 miliar yang dibangun untuk mendukung kawasan pertanian, peternakan dan perikanan.
“Kegiatan IJD sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mendukung peningkatan kuantitas jalan di daerah,” tambahnya.
Peningkatan infrastruktur diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat terhadap distribusi bidang usaha dan jasa, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. (lhm/ra)




