Tingkatkan Kualitas Hidup dan Wajah Kota Muara Teweh, Bupati Barut Groundbreaking Waterfront City Lanjas

“Muara Teweh sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan sudah selayaknya memiliki infrastruktur memadai dan estetika kota yang indah”

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin usai Groundbreaking Waterfront City Lanjas (foto: TABIRkota/diskominfosandi)

MUARA TEWEH (TABIRkota) – Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), H Shalahuddin melaksanakan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Waterfront City di Kelurahan Lanjas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan penataan wajah Kota Muara Teweh.

Kegiatan peletakan batu pertama yang dirangkai dengan penyerahan sertifikat tanah relokasi bagi masyarakat terdampak tersebut, dilaksanakan oleh Bupati dengan didampingi Wakil Bupati (Wabup) Barut, Felix Sonadie Y Tingan dan Sekretaris Daerah (Sekda), Muhlis, Arba (1/7).

Menurut H Shalahuddin, dengan dukungan anggaran senilai Rp48,5 miliar, proyek tersebut dilaksanakan meliputi penataan kawasan kumuh, pelebaran jalan, peningkatan kualitas lingkungan hingga pembangunan ruang publik di tepian Sungai Barito yang akan menjadi ikon baru Kota Muara Teweh.

"Kita tidak sekadar memperbaiki wajah kota, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup, sanitasi, dan kesehatan lingkungan masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan, Muara Teweh sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan sudah selayaknya memiliki infrastruktur memadai dan estetika kota yang indah.

“Langkah ini sekaligus menjadi fondasi pengembangan Waterfront City, dimana kawasan tepian sungai akan menjadi ruang publik yang representatif, berdaya tarik dan menjadi kebanggaan warga Muara Teweh,” katanya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Barito Utara, Junaidi menambahkan, proyek tersebut merupakan implementasi Perda RPJMD Kabupaten Barito Utara Tahun 2024-2029.

“Total penanganan kawasan sepanjang 610 meter dengan ruang lingkup penataan permukiman kumuh, peningkatan kualitas lingkungan dan ruang publik, pelebaran jalan serta pembangunan Waterfront City,” tambahnya.

2026 ini, anggaran yang dialokasikan melalui APBD sebesar Rp48,5 miliar dengan target penanganan sepanjang 372 meter dan sisa penanganan akan dilanjutkan pada 2027 mendatang. (ded/ra)

Pewarta: Mardedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Barsel Harap Sinergi Pemda-Polri Makin Kuat

Rab Jul 1 , 2026
"Hari Bhayangkara menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah"

You May Like

TABIRklip