
PARINGIN (TABIRkota) – Bupati Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Abdul Hadi mengajak seluruh umat muslim di kabupaten setempat untuk mewujudkan dan mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan serta perilaku sehari-hari.
Ajakan tersebut disampaikan H Abdul Hadi saat menghadiri kegiatan pembacaan manaqib dan haul Wali Qutub Syekh Muhammad Sammad al-Madani di Masjid Syuhada, Desa Lampihong Kiri, Kecamatan Lampihong, Senin (4/5) malam.
Menurutnya, sesuai firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, tujuan utama penciptaan manusia adalah untuk beribadah.
“Oleh karena itu, segala aktivitas duniawi seperti bekerja, berumah tangga, hingga membangun daerah harus diniatkan sebagai ibadah kepada Allah SWT,” ujarnya.
Dengan begitu, katanya, tidak ada celah sedikit pun dari hidup yang dijalani, yang tidak memenuhi tujuan penciptaan oleh Allah SWT.
“Kita patut syukuri dan apresiasi, tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan pembacaan manaqib dan haul ini, yang menunjukkan masih terjaga serta kuatnya tradisi keagamaan di masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan itu, H Abdul Hadi juga menyampaikan adanya peningkatan kuota haji bagi warga Balangan, dimana pada 2026 ini, jumlah jemaah haji mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menambahkan, jika di 2025 jemaah haji berjumlah 118 orang, maka 2026 ini jumlah tersebut meningkat menjadi 200 orang, yang menandakan semakin warga Balangan yang berkesempatan ke tanah suci.
“Dengan bertambahnya jumlah jemaah haji, semoga dapat memperkuat implementasi ajaran Islam di Bumi Sanggam (sebutan lain untuk Balangan, red) serta membawa keberkahan bagi daerah,” tambahnya.
Rangkaian acara haul diisi dengan pembacaan manaqib dan doa bersama untuk Syekh Muhammad Samman al-Madani yang dilanjutkan dengan khataman kitab Adab Sulukil Murid yang dipimpin KH Ahmad Syairazi atau yang akrab disapa Guru Syairazi.
Dalam tausiahnya, Guru Syairazi menekankan pentingnya menjaga adab dan kebersihan hati bagi seorang murid atau hamba yang sedang menempuh jalan menuju ridha Allah serta pentingnya menjaga kerukunan.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan daerah serta keselamatan bagi para calon jemaah haji yang akan berangkat menunaikan ibadah di Tanah Suci. (fer/ra)




