Buka Sosialisasi LSDP, Staf Ahli Bupati Kapuas Bangga Jadi Satu-Satunya Penerima Program Senilai 107 Miliar

“Kapuas menjadi satu-satunya kabupaten di Kalteng yang berhasil mendapatkan program LSDP dari total 30 kabupaten/kota se-Indonesia, dengan nilai anggaran Rp107 miliar”

Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang KSDM, Budi Kurniawan mewakili Bupati setempat, HM Wiyatno membuka Sosialisasi dan Persiapan Program LSDP (foto: TABIRkota/kipkps)
Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang KSDM, Budi Kurniawan mewakili Bupati setempat, HM Wiyatno membuka Sosialisasi dan Persiapan Program LSDP (foto: TABIRkota/kipkps)

KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Staf Ahli Bupati Kapuas, Bidang Kesejahteraan Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (KSDM), Budi Kurniawan mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan kabupaten setempat memperoleh program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) dengan anggaran senilai Rp107 miliar.

Hal tersebut disampaikan Budi Kurniawan saat mewakili Bupati Kapuas, HM Wiyatno, membuka kegiatan Sosialisasi dan Persiapan Program LSDP yang dilaksanakan di Aula BAPPERIDA setempat, Kuala Kapuas, Arba (7/10).

Menurutnya, program strategis nasional pendukung peningkatan layanan publik sektor pengelolaan persampahan tersebut, didukung pendanaan Bank Dunia (World Bank) dengan total alokasi mencapai Rp107 miliar selama lima tahun.

“Kapuas menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah yang berhasil mendapatkan program LSDP dari total 30 kabupaten/kota se-Indonesia,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut, katanya, merupakan kepercayaan sekaligus amanah besar bagi Kapuas dari Pemerintah Pusat dan Bank Dunia.

“Total nilai program LSDP sebesar Rp107 miliar, dibagi dalam lima tahun, di mana pada TA 2027 mendatang disiapkan alokasi awal sekitar Rp21 miliar," katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan LSDP menuntut komitmen, kesiapan kelembagaan, dan perencanaan matang di mana tahap awal pendanaan akan menggunakan APBD sebelum diverifikasi oleh Bank Dunia.

“Karena itu, kegiatan sosialisasi ini sangat krusial agar seluruh pemangku kepentingan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing secara transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Diharapkan, akan terjalin sinergi lintas sektor yang kuat guna mempersiapkan data, infrastruktur, dan kelembagaan secara optimal menyongsong realisasi program pada TA 2027.

Hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut, Kepala BAPPERIDA Kapuas, Ahmad Saribi, Kepala DLHK, Tonun Irawaty, perwakilan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalteng, serta Dinas PUPR Kalteng.

Kegiatan juga dihadiri sejumlah kepala OPD, para Camat, Lurah, Kepala Desa, pengelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS 3R, serta Bank Sampah di wilayah terkait. (adv)

Pewarta: Yuliansyah

Journalist - Kapuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Like

TABIRklip