
MUARA TEWEH (TABIRkota) – PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) yang beroperasi di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng), berkolaborasi dengan Puskesmas Lemo dan Pemerintah Desa Lemo II menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis serta pembagian ribuan masker.
Menurut Department Head CSR PT SMM, Abdul Syukur, kegiatan tersebut telah dilaksanakan di sekitar area masjid Raudhatul Iman Desa Lemo II pada 15 September lalu.
“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari respons bersama terhadap meningkatnya risiko gangguan kesehatan selama kondisi kabut asap,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com di Muara Teweh, ibu kota Barito Utara, Senin (21/9).
Berdasarkan rekapitulasi Puskesmas Lemo, tercatat 82 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang diberikan kepada berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga lansia.
Ia mengatakan, selain pemeriksaan oleh dokter dan pemberian obat-obatan, masyarakat yang berdasarkan hasil pemeriksaan menunjukkan gejala gangguan pernapasan atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA,) juga mendapatkan penanganan lebih lanjut berupa terapi nebulizer dan terapi oksigen sesuai indikasi medis.
“Sebagai langkah pencegahan, sebanyak 2.000 masker turut didistribusikan kepada Masyarakat bersama perangkat Desa Lemo II yang terlibat langsung dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, baik dalam proses pembagian masker maupun membantu kelancaran pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada Masyarakat,” katanya.
Pemeriksaan dan pengobatan gratis, termasuk pelayanan terapi nebulizer dan oksigen, akan tetap dilanjutkan di Puskesmas Lemo hingga kondisi kabut asap mereda.
Langkah tersebut, tambahnya, dilakukan agar masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap tetap memperoleh akses pemeriksaan dan penanganan secara cepat.
“Kepedulian perusahaan terhadap bencana karhutla tidak hanya diwujudkan melalui dukungan dalam penanganan dan pemadaman titik api, tetapi juga melalui upaya mengurangi dampak kesehatan yang dirasakan Masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan pemeriksan Kesehatan gratis dan pembagian masker, tidak hanya dilaksanakan satu hari, tetapi akan terus dilanjutkan selama kondisi kabut asap masih terjadi, sehingga permasalahan kesehatan masyarakat dapat dideteksi dan ditangani lebih dini.
Kolaborasi antara PT SMM, Puskesmas Lemo dan Pemerintah Desa Lemo II menjadi salah satu bentuk sinergi antara perusahaan, fasilitas pelayanan kesehatan dan pemerintah desa dalam menghadapi dampak karhutla secara lebih menyeluruh.
Melalui kegiatan tersebut, PT SMM menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam merespons berbagai permasalahan sosial serta kesehatan masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat akibat kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap di Kalimantan. (rls)




