
TANJUNG (TABIRkota) – Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhammad Noor Rifani meminta agar Tim Penggerak dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat turut mengawal dan mendukung percepatan penurunan stunting di daerah.
Hal tersebut disampaikan H Muhammad Noor Rifani saat membuka Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di Aston Tanjung City Hotel, Senin (15/6).
Menurutnya, TP PKK memiliki peran penting dalam rangka mengintervensi stunting, karena bersentuhan langsung hingga ke desa-desa.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong meminta seluruh kader PKK untuk berperan aktif dalam penanganan stunting,” ujarnya.
Ia mengatakan, Pemkab Tabalong mengapresiasi Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian (DKP3) setempat beserta seluruh pihak yang menggelar Lomba Cipta Menu dengan tema Sehat Bahagia dengan Pangan Lokal, Kenyang Tidak Harus Nasi tersebut.
“Tema itu mengandung pesan yang sangat penting, karena selama ini sebagian masyarakat masih menganggap bahwa belum makan, jika belum makan nasi,” katanya.
Tabalong memiliki banyak sumber pangan lokal yang dapat menjadi alternatif maupun pelengkap untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga seperti ubi, singkong, jagung, aneka sayuran, buah-buahan, ikan, telur dan berbagai hasil pertanian lainnya.
Ia menambahkan, dengan mengonsumsi pangan yang beragam, kebutuhan gizi keluarga dapat terpenuhi dengan lebih baik, sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu jenis bahan pangan (nasi).
“Semoga melalui lomba ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih gemar mengonsumsi sayur dan buah, memanfaatkan pangan lokal yang tersedia di sekitar serta terus berinovasi dalam menciptakan menu yang menarik, enak dan bergizi,” tambahnya.
Diharapkan, lomba tersebut menjadi sarana untuk menggali kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian yang disukai seluruh anggota keluarga. (adv)




