Pimpin Rapat Persiapan Cetak Sawah, Bupati Kapuas Ingatkan OPD Berhati-hati Kelola Anggaran

“Pemkab Kapuas berkomitmen meminimalisir potensi kesalahan administrasi yang dapat berdampak pada persoalan hukum, pada pelaksanaan program cetak sawah”

Pelaksanaan rapat persiapan cetak sawah untuk meminimalisir potensi kesalahan administrasi (foto: TABIRkota/kip kapuas)

KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), HM Wiyatno mengingatkan seluruh pihak terkait program cetak sawah dan pembangunan sarana irigasi, agar berhati-hati dalam mengelola anggaran karena sekarang terdapat perubahan mekanisme pelaksanaan.

Hal tersebut disampaikan HM Wiyatno saat memimpin Rapat Persiapan Kegiatan Cetak Sawah dan Irigasi Pertanian Tahun 2026 di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati, Kuala Kapuas, Senin (18/5).

Menurutnya, perubahan mekanisme tersebut menuntut kehati-hatian ekstra terutama dalam pengelolaan administrasi dan keuangan agar seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan.

“Jika selama ini perangkat daerah hanya bertindak sebagai pihak pertama dengan pelaksanaan teknis oleh pihak ketiga, kini mekanismenya berubah, di mana balai dari kementerian menjadi pihak pertama dan dinas terkait di daerah menjadi pihak kedua sekaligus memegang langsung pengelolaan kegiatan,” ujarnya.

Perubahan mekanisme tersebut, katanya, menuntut kehati-hatian ekstra terutama dalam pengelolaan administrasi dan keuangan.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas berkomitmen meminimalisir potensi kesalahan administrasi yang dapat berdampak pada persoalan hukum,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran transaksi keuangan selama pelaksanaan program, Pemkab Kapuas telah melakukan komunikasi dengan pihak Bank agar tersedia sistem transaksi yang fleksibel, termasuk di luar hari dan jam kerja, mengingat waktu pelaksanaan yang diberikan kementerian hanya selama 90 hari.

Ia menambahkan, terdapat sejumlah tantangan teknis di lapangan, termasuk dampak kenaikan harga bahan bakar yang berpengaruh terhadap operasional kegiatan.

“Nanti persoalan teknis tersebut dibahas lebih lanjut oleh tim teknis agar dapat ditemukan solusi terbaik dan penting untuk diingat, program cetak sawah bukan hanya menjadi tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah, melainkan kerja bersama lintas sektor,” tambahnya.

Oleh karena itu, diharapkan seluruh unsur yang terlibat, termasuk para camat, dapat melakukan koordinasi dan pengawalan agar pelaksanaan program berjalan sukses.

Rapat dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh pihak terkait dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional di sektor pertanian, khususnya pengembangan lahan sawah baru dan pembangunan sarana irigasi guna meningkatkan produktivitas pertanian di Kapuas. (adv)

Pewarta: Yuliansyah

Journalist - Kapuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KOTA

Sen Mei 18 , 2026
Pewarta: Yuliansyah Editor: Rasta Albanjari Uploader: Donathan El Sans Post Views: 4

You May Like

TABIRklip