
KAPUAS (TABIRkota) – Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), HM Wiyatno memastikan, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan transparan, sesuai prinsip yang ditetapkan, melalui penandatanganan pakta integritas.
Penandatanganan Pakta Integritas SPMB yang dipimpin Bupati bersama unsur Forkopimda serta disaksikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fazar Riza Ul Haq tersebut, dilaksanakan pada momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas, Sabtu (2/5).
Menurut HM Wiyatno, penandatanganan Pakta Integritas merupakan langkah konkret untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai prinsip yang telah ditetapkan.
“Pakta Integritas ini bukan sekadar seremoni, tetapi komitmen bersama untuk memastikan proses penerimaan murid baru berjalan jujur, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar,” ujarnya.
Ia mengatakan, seluruh satuan pendidikan diharapkan dapat menjalankan SPMB sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, akan memastikan seluruh proses SPMB dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel,” katanya.
Sebagai penguatan komitmen tersebut, Pemkab Kapuas menerbitkan Surat Edaran Bupati yang menegaskan larangan pungutan liar dalam pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Kebijakan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh satuan pendidikan dalam menyelenggarakan proses penerimaan murid baru secara bersih dan berintegritas.
Selain penandatanganan Pakta Integritas, Pemkab Kapuas juga mencanangkan program “Pendidikan Hebat, Kapuas Bersinar” yang difokuskan pada peningkatan kompetensi guru, penguatan literasi dan numerasi, digitalisasi pembelajaran, serta pemerataan sarana dan prasarana pendidikan.
Langkah-langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan sistem pendidikan yang berkeadilan dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
Melalui momentum Hardiknas 2026, Pemkab Kapuas menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. (adv)




