Bawa Ibu Hamil Rujukan ke RSUD Puruk Cahu, Ambulans Puskesmas Butong Barut Masuk Jurang

“Sejumlah warganet menyotori keterbatasan dokter spesialis kandungan di Barut, sehingga pasien harus di rujuk ke luar daerah”

Unit ambulans Puskesmas Butong masuk jurang dan terbalik di kilometer 68 saat membawa pasien ibu hamil rujukan ke RSUD Puruk Cahu (foto: TABIRkota/ist)

MUARA TEWEH (TABIRkota) – Unit ambulans milik Puskesmas Butong, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), mengalami kecelakaan hingga masuk jurang di kilometer 68, Kabupaten Murung Raya (Mura) saat membawa pasien ibu hamil rujukan ke RSUD Puruk Cahu, Arba (15/4) sekitar pukul 04.00 Wib.

Kepala Bidang Kedarurataran dan Logistik (Darlog), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barut, Rizali Hadi saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut.

“Ibu hamil telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Puruk Cahu, Mura, menggunakan mobil travel yang kebetulan melintas di lokasi kejadian,” katanya.

Menurutnya, tim piket Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Barut langsung bergerak ke lokasi, segera setelah memperoleh informasi kecelakaan itu.

“Untuk sopir ambulans, sempat dibawa ke Kompi Brimob di atas Simpang Muara Laung untuk mendapatkan penanganan medis sementara, dan saat ini sudah dievakuasi menggunakan unit ambulans BPBD Barut,” katanya.

Peristiwa kecelakaan tunggal tersebut, viral di media sosial dan menjadi perbincangan ramai masyarakat, khususnya netizen.

Sejumlah warganet menyotori keterbatasan dokter spesialis kandungan di Barut, sehingga pasien harus di rujuk ke luar daerah.

Tidak sedikit warganet yang berharap, peristiwa kecelakaan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

Warganet menilai perlunya penambahan tenaga dokter spesialis kandungan di RSUD Muara Teweh, agar pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil, dapat lebih optimal dan tidak bergantung pada rujukan ke daerah lain.

Sementara itu, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa kecelakaan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Barut, Pariadi AR saat dikonfirmasi, belum memberikan jawaban. (ded/ra)

Pewarta: Mardedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sambut Musim Haji 2026, Bandara Syamsudin Noor Matangkan Persiapan Teknis dan Layanan Maksimal

Rab Apr 15 , 2026
"Musim haji 2026 ini, Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru akan melayani 6.758 jemaah Kalsel dan Kalteng (Kalselteng), yang terbagi ke dalam 19 kloter"

You May Like

TABIRklip