
BARABAI (TABIRkota) — Menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi sorotan warganet (individu aktif pengguna internet, red), karena terdapat telur busuk dan roti yang menghitam karena jamur.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, warganet dibuat bertanya-tanya tentang standar kelayakan konsumsi dan prosedur pemeriksaan makanan sebelum didistribusikan kepada siswa
Beberapa menu juga menuai kritikan, karena menyajikan roti, susu dan pisang mentah, bahkan temuan terbaru ada roti yang sudah menghitam dan telur yang diduga busuk.
Orang tua siswa lantas mengeluhkan kondisi makanan yang diduga luput dari pengawasan tersebut, ke platform media sosial pribadi mereka.
Tak sedikit warganet yang meminta pihak terkait untuk menginspeksi dan memeriksa kualitas dapur MBG yang ada di HST.
Mereka khawatir, jika tidak ada tindakan cepat dari pihak terkait, bukan saja berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap MBG.
Diketahui, program MBG memiliki anggaran total Rp15 ribu dengan rincian Rp8 ribu – Rp10 ribu per porsi, Rp3 ribu untuk biaya operasional dan Rp2 ribu sewa bangunan.
Di HST total terdapat 11 unit SPPG yang beroperasi dan tersebar di seluruh kecamatan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) terkait keluhan masyarakat di media sosial tentang kualitas MBG.
Ketua SPPG HST, Sa’dillah saat dihubungi Tabirkota.com, belum memberikan respon. (fer)



