
PARINGIN (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) dipastikan siap mendukung pembentukan Daerah Operasi (Daops) Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Brigdalkarhutla di kabupaten setempat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Balangan, H Abdul Hadi saat memimpin rapat koordinasi (rakor) Pembentukan Daops Brigdalkarhutla bersama tim Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) di Ruang Rapat Kantor Bupati setempat, Paringin Selatan, Jumat (20/2).
Menurutnya, Pemkab Balangan sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan KLH/BPLH sebagai salah satu daerah operasional di Kalsel.
“Pemkab Balangan siap mendukung proses administrasi serta berkoordinasi dengan pihak Kementerian, terkait tahapan yang akan dilaksanakan agar pembentukan Daops dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Daops Brigdalkarhutla adalah unit pelaksana teknis lapangan yang bertugas melakukan pencegahan, pemadaman, dan penanganan pasca kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Di Indonesia, Brigdalkarhutla lebih dikenal dengan nama Manggala Agni yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Pengendalian Kebakaran Lahan, Dasrul Chaniago mengatakan, pihaknya berharap seluruh proses dapat berjalan lancar hingga terealisasi sesuai rencana.
“Semoga program pembentukan Daops tidak mengalami kendala dan dapat segera memberikan manfaat dalam pengendalian kebakaran lahan di daerah,” katanya.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, H Rahmi menambahkan, pada 2025 lalu tercatat tujuh kejadian kebakaran lahan di Balangan.
“Seluruh kecamatan di Balangan berada dalam kategori tinggi atau zona merah potensi kebakaran,” tambahnya.
Dengan adanya rencana pembentukan Daops Brigdalkarhutla di Balangan, diharapkan upaya pencegahan serta penanganan kebakaran dapat semakin optimal melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah. (fer/ra)



