
KAPUAS (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar kegiatan Pelatihan Manajemen dan Promosi bagi Pelaku UMKM sebagai wujud komitmen dalam mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah agar naik kelas serta mampu bersaing di pasar modern dan era digital.
Pelatihan yang bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart tersebut, dilaksanakan di Aula Rapat Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kapuas, Senin (2/2).
Bupati Kapuas, HM Wiyatno dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah (Setda) setempat, Kusmiatie mengatakan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah.
“Peran UMKM sangat strategis dalam menyerap tenaga kerja dan menjaga ketahanan ekonomi masyarakat,” katanya saat membuka kegiatan pelatihan.
UMKM memiliki daya tahan luar biasa dan berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah.
Namun katanya, di tengah pesatnya perkembangan digital dan persaingan pasar modern, UMKM dituntut untuk terus beradaptasi.
“Upaya mendorong UMKM agar naik kelas memerlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi dan sektor swasta,” katanya.
Ia menambahkan, Pemkab Kapuas mengapresiasi PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atas peran aktifnya dalam mendukung pengembangan UMKM lokal melalui program kemitraan.
“Kita berharap, produk-produk unggulan Kapuas dapat menembus jaringan ritel modern dan dipasarkan secara nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kapuas, Teguh Yunianto mengatakan, kegiatan pelatihan bertujuan menciptakan ekosistem usaha yang inklusif.
“Melalui kegiatan pelatihan, para pelaku UMKM dipertemukan dengan mitra usaha potensial dalam skema kerja sama Business to Business (B2B),” katanya.
Di era pemasaran digital, tambahnya, pelaku UMKM dituntut untuk mampu beradaptasi.
“Dengan pemasaran yang lebih luas, diharapkan kesejahteraan UMKM meningkat dan pihak korporasi dapat memenuhi kewajiban kemitraannya,” tambahnya.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta yang terdiri dari 50 pelaku UMKM tersebut dibekali pemahaman mengenai standar mutu produk ritel modern, pengemasan yang menarik, strategi pemasaran efektif serta pentingnya legalitas usaha.
Diharapkan, produk lokal seperti kerajinan tangan, camilan dan olahan pangan khas Kapuas dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kapuas, kepala perangkat daerah terkait dan perwakilan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (uan/ra)



