Buka Forum Konsultasi Publik Penyelenggaraan MPP, Wabup Kapuas Ajak Bangun Budaya Kerja Melayani

“Keberadaan MPP diharapkan dapat mengubabh pola pikir ego sektoral antarinstansi menjadi kerja bersama yang berfokus pada komitmen melayani masyarakat”

Wabup Kapuas, Dodo memimpin Forum Konsultasi Publik Penyelenggaraan MPP (foto: TABIRkota/kominfo kapuas)


KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Wakil Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Dodo mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk membangun budaya kerja yang melayani.

Hal tersebut disampaikan Dodo saat membuka Forum Konsultasi Publik Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Gedung MPP, Kuala Kapuas, Arba (11/2).

Menurutnya, jika seluruh ASN melayani dengan sepenuh hati, maka diyakini masyarakat akan melihat pelayanan publik di Kapuas sebagai yang luar biasa.

“Mari kita bangun sistem kerja dan sinergi yang utuh, budaya kerja yang melayani serta menampilkan wajah birokrasi yang mengadopsi The New Public Service,” ujarnya.

Sehingga, katanya, benar-benar mengimplementasikan kehadiran negara untuk memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Diharapkan, dengan keberadaan MPP, pola pikir ego sektoral antarinstansi dapat diubah menjadi kerja bersama yang berfokus pada komitmen melayani masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, forum konsultasi publik kali ini dimaksudkan untuk mengajak instansi vertikal dan instansi daerah, BUMN/BUMD serta pihak terkait lainnya, agar ikut bergabung menjadi penyelenggara MPP.

“Kemudian mampu menjadi inkubator bagi tumbuhnya pelayanan pemerintah yang mengadopsi teknologi, serta menjadi wahana leadership yang melahirkan ASN teladan berjiwa hospitality,” tambahnya.

Diharapkan, The New Public Service melalui pembentukan MPP adalah jawaban bagi harapan publik tentang kemudahan perizinan dan kecepatan pelayanan.

Hingga akhirnya, akan mendorong kemudahan berusaha, meningkatkan pertumbuhan industri mikro maupun ekonomi makro di Kapuas.

Pembentukan MPP sendiri bukanlah hal yang mudah, membutuhkan komitmen kuat dari atas hingga level terbawah serta sinergi lintas instansi.

Selain itu, diperlukan semangat dan daya juang yang tinggi untuk membawa seluruh SDM aparatur kepada level perubahan. (uan)

Pewarta: Fridol Suan

Journalist - Kapuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Like

TABIRklip